Penting! Cek Rutin Tabung Reservoir Agar Air Wiper Lancar

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi tabung reservoir. TEMPO/Wawan Priyanto

    Ilustrasi tabung reservoir. TEMPO/Wawan Priyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Wiper merupakan salah satu komponen penunjang keselamatan dalam sebuah mobil. Komponen tersebut menjadi vital pada kendaraan untuk membersihkan kaca depan maupun belakang. Penggunaan wiper begitu penting, terutama saat turun hujan rintik hingga deras untuk menjaga kualitas pandang ideal dan dapat berkendara secara aman.

    Hanya saja jika hujan dan kaca masih kotor walaupun sudah menyalakan wiper, atau untuk sekedar mengusir sisa kotoran ketika mobil dikendarai maka wiper butuh cairan tambahan. Air wiper, sejatinya tersedia di kendaraan dan disemprotkan ke bagian kaca mobil sebelum wiper menyapu permukaan kaca.

    Peran air wiper pada peranti wiper memang sangat penting. Karena air di tabung reservoir dipompa secara elektrik atas perintah tombol di area kemudi guna membasuh permukaan kaca sehingga kotoran yang mengganggu jarak pandang mudah dibersihkan karet wiper. Selain itu, penyemprotan air wiper juga bertujuan agar tidak muncul goresan saat wiper bekerja menyapu kaca.

    Meski kini kita berada di masa musim kemarau, terkadang turun hujan dadakan. Untuk itu keberadaan air wiper pada kendaaran jangan diabaikan. Apalagi air wiper di tabung reservoir kadang kualitas dan volumenya mulai berkurang akibat kelamaan tidak difungsikan juga di cek. Sehingga banyak driver yang gagap ketika menghadapi situasi hujan dadakan dan air wiper tidak berfungsi dengan baik.

    Peugeot 5008. (Astra Peugeot)

     “Jika memang sering digunakan, ada baiknya tabung reservoir sering dikontrol terutama batas volume air dan kualitas air. Sehingga fungsi wiper serta komponen pendukungnya (air, motor elektrik dan nosel) bekerja sempurna,” kata Rafi’I Sinurat, Kepala Bengkel Astra Peugeot cabang Cilandak.

    Mengecek kondisi air wiper tidaklah sulit dilakukan. Pemilik bahkan bisa melakukannya sendiri di rumah. Pertama kali adalah mengetahui posisi tabung reservoir di kendaraan.

    Jika sudah menemukan tabung reservoir, tuangkan air wiper yang sudah disiapkan sebelumnya. Gunakan air bersih guna mencegah penyumbatan pada lubang keluaran. Isi air wiper sampai batas maksimal, seperti yang tertera di tabung. Lalu tutup kembali penutup tabung air wiper.

     “Sebaiknya air wiper tidak dibiarkan sampai kosong. Meskipun tidak dipungkiri ada saja yang luput tidak menyadari tabung air wiper kosong dalam waktu lama. Padahal air wiper lama kosong risikonya timbulkan kotoran yang bersarang sampai terjadi penyumbatan. Karenanya rutin cek kondisi tabung air wiper dan isi saat air wiper sudah tinggal sedikit,” ujar dia.

    Langkah berikutnya adalah perhatikan semprotan air wiper. Selain kondisi karet wiper, jangan lupa melihat keadaan semprotan air wiper ke arah kaca. Terutama aliran air di selang hingga semprotan air wiper selalu lancar dan arah semburannya sesuai dengan keinginan.

    Apabila semprotan air wiper mobil mendadak macet, beberapa jenis kendaraan memang bisa diperbaiki sendiri terutama yang nosel-nya berada di area terbuka. Tapi jika itu terjadi di mobil SUV Peugeot 3008 & 5008 sebaiknya dibawa ke bengkel resmi untuk diperiksa sekaligus diperbaiki.

     “Nozzle air wiper pada Peugeot 3008 & 5008 tidak terpasang di bodi mobil, tapi terletak langsung di tangkai rumah karet wiper. Sehingga untuk memperbaikinya harus dengan prosedur perawatan yang sesuai dengan panduan perawatan mobil Peugeot,” katanya.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Fakta Vaksin Nusantara

    Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menuai pro dan kontra.