Beijing Akan Bangun Zona Khusus Mobil Otonom Berbasis Cloud

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mobil otonom Didi Chuxing. (Didi Global)

    Mobil otonom Didi Chuxing. (Didi Global)

    TEMPO.CO, BeijingBeijing berencana membangun kawasan percontohan berbasis cloud untuk kendaraan tanpa pengemudi (mobil otonom) sebelum akhir tahun ini. Pembangunan zona khusus mobil otonom menjadi langkah penting untuk pengembangan kendaraan berjaringan cerdas di Beijing.

    Zona percontohan ini berlokasi di Kawasan Pengembangan Teknologi-Ekonomi Beijing, yang juga dikenal sebagai E-Town. “Zona ini memiliki luas 60 km persegi, menampilkan jalan dengan teknologi cerdas terintegrasi, kendaraan cerdas, cloud, jaringan yang andal, dan peta yang tepat,” kata Kong Lei, seorang pejabat dengan administrasi E-Town seperti diwartakan Kantor Berita Xinhua, Rabu, 23 September 2020. 

    Zona tersebut akan digunakan untuk kendaraan otonom level 4 dan tingkat yang lebih tinggi. “Zona ini juga akan digunakan untuk operasi uji coba kendaraan tanpa pengemudi tingkat rendah dan pengujian aplikasi Internet of Vehicle (IoV),” Kong mengatakan kepada Forum Zhongguancun 2020.

    Otomatisasi mobil otonom level 4 umumnya tidak memerlukan keterlibatan atau pengawasan manusia, sementara otomatisasi tingkat rendah seperti level 3 hanya memungkinkan pengemudi untuk melepaskan tangan dari kemudi atau mengalihkan pandangan dari jalan dengan kecepatan rendah.

    "Berkat jaringan berbasis cloud, kendaraan tidak hanya dapat merasakan informasi tetapi juga memanfaatkan data cloud dalam penilaian, pengambilan keputusan, dan pengendalian," ujar Kong.

    Untuk terus meningkatkan zona percontohan mobil otonom, itu akan disesuaikan dan ditingkatkan setiap tiga hingga enam bulan untuk menunjukkan sinergi antara jalan, kendaraan, dan cloud. Kong menambahkan bahwa pola ini sebagai pilot project yang sangat mungkin diterapkan di area lain di Beijing.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.