Penjualan Global Toyota Agustus 2020 Turun 10,6 Persen

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Toyota Logo (REUTERS/Mark Blinch)

    Toyota Logo (REUTERS/Mark Blinch)

    TEMPO.CO, Toyota CityToyota Motor Corporation mengumumkan kinerja penjualan global sepanjang Agustus 2020 mencapai 720.765 unit, Selasa, 29 September 2020. Angka ini turun 10,6 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar 806.307 unit. Meski demikian, Toyota mengklaim pemulihan penjualan mobil lebih cepat dari perkiraan setelah dihantam pandemi virus corona baru (Covid-19).

    Dari angka itu, penjualan Toyota di Jepang sebesar 104.535 unit. Angka ini juga lebih rendah 10,6 persen dibanding tahun sebelumnya. Meski demikian, pangsa pasar Toyota di Jepang naik 1,9 persen menjadi 32 persen.

    Untuk pasar di luar Jepang, total penjualan Toyota tercatat sebesar 616,230 unit (-10,6 persen).

    Sementara itu, penjualan global Toyota dari Januari hingga Agustus mencapai 5.293.519 unit. Turun 18,7 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Untuk pasar domestik, Toyota menjual sebanyak 942.976 unit, angka ini juga lebih rendah 14,3 persen dibanding tahun sebelumnya. Sedangkan penjualan global Toyota mencapai 4.296.443, turun 19,5 persen dibanding tahun sebelumnya.

    Khusus untuk penjualan Toyota di Cina sepanjang Agustus 2020 mencapai 164.354 unit. Angka ini meningkat 27,2 persen secara tahunan. Dalam keterangan resminya, Toyota menyebut pameran otomotif lokal yang digelar usai pandemi virus corona baru (Covid-19) mampu meningkatkan penjualan. Januari-Agustus 2020 penjualan Toyota di Cina mencapai total 1.083.100 unit, naik 4,3 persen secara tahunan.

    Anak perusahaan Toyota, Daihatsu dan Hino, masing-masing menjual sebanyak 48.614 unit (-23,6 persen) dan 11.174 (-35,1 persen) sepanjang Agustus lalu. Kedua brand ini mencatat total penjualan Januari-Agustus sebanyak 437.791 unit (-22,6 persen) dan 89.611 (-28,1 persen).


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Fakta Vaksin Nusantara

    Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menuai pro dan kontra.