Pandemi Covid-19, Produksi Daihatsu Indonesia Turun 46,6 Persen

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Proses perakitan mobil murah ramah lingkungan (low cost green car/ LCGC) Daihatsu Sigra di pabrik Astra Daihatsu Motor di Karawang Timur, 24 Agustus 2016. TEMPO/Bambang Harymurti

    Proses perakitan mobil murah ramah lingkungan (low cost green car/ LCGC) Daihatsu Sigra di pabrik Astra Daihatsu Motor di Karawang Timur, 24 Agustus 2016. TEMPO/Bambang Harymurti

    TEMPO.CO, JakartaPandemi Covid-19 telah mengantam semua sektor ekonomi, tak terkecuali sejumlah pabrik Daihatsu di Indonesia yang mengalami penurunan kapasitas produksi.

    Kapasitas produksi kendaraan di pabrik PT Astra Daihatsu Motor (ADM) diperkirakan turun menjadi 283.000 unit sepanjang tahun ini. Jumlah ini jauh dari kondisi normal yang mampu memproduksi hingga 530.000 unit atau turun sebanyak 46,6 persen.

    Marketing Director & Corp Planning and Communication Director ADM, Amelia Tjandra, mengatakan penurunan kapasitas disebabkan Covid-19 yang memaksa perusahaan menerapkan protokol kesehatan, dengan mengurangi waktu produksi dan jumlah pekerjanya.

    "Dampaknya, take time kami jadi lebih lama yakni 3,1 menit per mobil dari semula 1,5 menit," ujarnya dalam Workshop Wartawan Industri yang digelar Astra Group secara virtual, Kamis, 1 Oktober 2020.

    Sementara itu, produksi per harinya turut mengalami perlambatan. Amelia menuturkan dalam kondisi normal, pabrik ADM yang tadinya mampu menghasilkan 530 unit kendaraan per hari kini menjadi 347 kendaraan per hari.

    “Tahun ini diperkirakan produksi kami hanya 283.000 unit sampai akhir tahun. Sangat jauh dibandingkan kondisi normal,” kata Amelia.

    Fasilitas produksi ADM terdiri atas lima pabrik, yaitu Sunter Assembly Plant, Sunter Press Plant, Karawang Casting Plant, Karawang Engine Plant, dan Karawang Assembly Plant. Total kapasitas produksi terpasang mencapai 530.000 unit per tahun.

    Beberapa model yang diproduksi, antara lain Xenia, Luxio, Terios, dan Gran Max. Selain untuk pasar domestik, produk rakitan Astra Daihatsu juga diekspor dalam jumlah signifikan.

    Di sisi lain, Daihatsu telah menjalankan sistem 25 persen kerja dari kantor (WFO) dan 75 persen bekerja dari rumah (WFH). Hal ini sebagai komitmen perusahaan untuk meminimalkan dampak penularan virus di area perkantoran.

    BISNIS



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.