Honda Mengumumkan Mundur dari Balapan F1, Mengapa?

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim balap F1 Toro Rosso diluncurkan di Circuit de Barcelona-Catalunya, Spanyol, 26 Februari 2018. Mobil STR13 ini menggunakan mesin Honda untuk musim balap 2018. Tim ini diperkuat pembalap Pierre Gasly (Prancis) dan pembalap asal Selandia Baru Brendon Hartley. (Honda)

    Tim balap F1 Toro Rosso diluncurkan di Circuit de Barcelona-Catalunya, Spanyol, 26 Februari 2018. Mobil STR13 ini menggunakan mesin Honda untuk musim balap 2018. Tim ini diperkuat pembalap Pierre Gasly (Prancis) dan pembalap asal Selandia Baru Brendon Hartley. (Honda)

    TEMPO.CO, JakartaHonda Motor Co., Ltd hari ini mengumumkan berhenti terlibat dalam Kejuaraan Dunia Formula 1 atau F1 FIA setelah akhir musim 2021.

    Honda menyatakan akan mengambil tantangan baru untuk mewujudkan netralitas karbon di masa depan. Honda menghargai pengertian dan dukungan yang berkelanjutan untuk kegiatan olahraga motornya dan tantangan baru Honda.

    Menurut pernyataan resmi Honda Motor hari ini, Jumat, 2 Oktober 2020, industri otomotif mengalami periode transformasi besar sekali dalam seratus tahun. Honda memutuskan untuk mengupayakan "realisasi netralitas karbon pada 2050."

    Tujuan ini akan dikejar sebagai bagian dari inisiatif lingkungan Honda, yang menjadi prioritas utama Honda sebagai produsen kendaraan.

    Maka Honda perlu menyalurkan sumber daya perusahaannya dalam penelitian dan pengembangan ke bidang unit daya dan teknologi energi masa depan, termasuk teknologi kendaraan sel bahan bakar (FCV) dan baterai EV (BEV), yang akan menjadi inti dari produk teknologi bebas karbon.

    Honda menuturkan, sebagai bagian dari langkah tersebut per April 2020 Honda menciptakan Innovative Research Excellence, Power Unit & Energy.

    Honda akan mengalokasikan manajemen energi dan teknologi bahan bakar serta pengetahuan yang terkumpul melalui aktivitas F1.

    Pabrikan asal Jepang ini pun mengambil inisiatif sambil berfokus pada realisasi netralitas karbon di masa depan. Itu sebabnya, Honda memutuskan menghentikan partisipasinya di balapan F1.

    Aktivitas olahraga motor ada dalam DNA Honda sehingga akan terus bersemangat menghadapi tantangan dan berusaha untuk menjadi nomor 1 di semua kategori balapan yang diikuti.

    Di balapan F1, untuk memenuhi ekspektasi para penggemarnya saat ini, Honda tetap bekerja sama dengan Red Bull Racing dan Scuderia AlphaTauri untuk terus berkompetisi dan meraih lebih banyak kemenangan hingga akhir musim 2021.

    Berkaitan dengan keterlibatan Honda dalam balapan F1,  semua bermula pada 2015 ketika mengikuti kompetisi di balapan F1, seri balap mobil paling bergengsi di dunia. Tujuan Honda adalah menang menggunakan teknologinya sendiri.

    Awalnya, Honda mengalami sejumlah kesulitan, namun dengan menunjukkan kekuatan kolektif "All Honda", termasuk penggunaan teknologi mesin pesawatnya, Honda telah merealisasikan tingkat daya saing yang tinggi.

    Dengan kerja sama dengan Red Bull Racing dan Scuderia AlphaTauri, Honda mampu meraih kemenangan di FI dengan tiga kemenangan musim lalu dan dua kemenangan pada 2020.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sel Dendritik dan Vaksin Nusantara Bisa Disuntik Berulang-ulang Seumur Hidup

    Ahli Patologi Klinik Universitas Sebelas Maret menjelaskan proses pembuatan vaksin dari sel dendritik. Namun, vaksin bisa diulang seumur hidup.