Kata Bos Honda Takahiro Hachigo soal Balap Mobil F1 dan Isu Lingkungan

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • CEO Honda  Global Takahiro Hachigo meluncurkan tiga mobil elektronik yakni Honda NeuV, Honda Urban UV Concept  (kanan) dan Honda Sport EV Concept (kiri) di Tokyo Motor Show, di Tokyo, 25 Oktober 2017

    CEO Honda Global Takahiro Hachigo meluncurkan tiga mobil elektronik yakni Honda NeuV, Honda Urban UV Concept (kanan) dan Honda Sport EV Concept (kiri) di Tokyo Motor Show, di Tokyo, 25 Oktober 2017

    TEMPO.CO, JakartaHonda telah memutuskan mengakhiri partisipasinya di Kejuaraan Dunia balap mobil F1 FIA mulai akhir musim 2021. Bagaimana penjelasan Presiden Direktur Perwakilan dan CEO Honda Motor Co Ltd Takahiro Hachigo?

    "Mitra merupakan faktor kunci dalam berkompetisi di F1. Kami mendapat kehormatan untuk bekerja dengan tim yang luar biasa, yaitu Scuderia AlphaTauri sejak 2018 dan Red Bull Racing sejak musim 2019," ucap Takahiro Hachigo dalam siaran pers Honda Motor hari ini, Jumat, 2 Oktober 2020.

    Dia menjelaskan bahwa kedua mitra itu mendukung penuh Honda dan kami terus mengembangkan diri bersama. AlphaTauri Honda meraih kemenangan pertama kami di Grand Prix Italia bulan lalu, yang merupakan balap mobil F1 ke-50 yang diikuti Honda bersama mitra.

    Hasil kejuaraan F1 tersebut adalah hasil dari upaya Honda bersama mitra yang tiada henti hingga saat ini.

    "Kami tidak memiliki kata-kata untuk menggambarkan kegembiraan yang kami alami di Honda. Atas nama Honda, saya ingin mengucapkan terima kasih lagi kepada Red Bull Racing dan Scuderia AlphaTauri karena telah memungkinkan kami memenuhi ambisi kami untuk memenangkan balapan F1," tuturnya.

    Honda pun menyampaikan apresiasi kepada FIA, F1, dan banyak orang yang terlibat atas semua dukungan yang telah mereka berikan kepada Honda sejak kami memutuskan untuk berlaga di balap mobil dunia F1 pada 2015.

    "Dan lebih dari segalanya, kami berterima kasih kepada para penggemar kami atas semangat dan semangat mereka untuk Honda. Terima kasih."

    Sekarang, Hachigo melanjutkan, dengan mengalihkan fokus ke lingkungan bisnis Honda melihat industri otomotif mengalami periode transformasi besar sekali dalam 100 tahun.

    Sudah lama Honda mulai mengkomunikasikan niat untuk fokus pada penciptaan produk mobilitas baru dan nilai baru untuk masa depan, terutama inisiatif lingkungan sebagai salah satu prioritas utama Honda sebagai produsen kendaraan.

    Menurut dia, pada 2010 Honda menetapkan visi untuk mewujudkan "kegembiraan dan kebebasan mobilitas" dan "masyarakat yang berkelanjutan di mana orang dapat menikmati hidup."

    Sejak itulah Honda telah membuat kemajuan dalam inisiatif untuk berjuang menghilangkan jejak lingkungan Honda.

    "Untuk mewujudkan tujuan kami, kami akan fokus pada penguatan penelitian dan pengembangan kami di bidang unit daya dan teknologi energi di masa depan," kata Hachigo.

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi dan Tantangan Jozeph Paul Zhang, Pria yang Mengaku Nabi Ke-26

    Seorang pria mengaku sebagai nabi ke-26 melalui media sosial. Selain mengaku sebagai nabi, dia juga melontarkan tantangan. Dialah Jozeph Paul Zhang.