Cerita Pengemudi Tesla Model 3 Setelah Tabrakan Parah dengan Truk

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tesla Model 3.[tesla.com]

    Tesla Model 3.[tesla.com]

    TEMPO.CO, Jakarta -Di tengah kritik tajam dunia terhadap fitur autopilot mobil Tesla, muncul kabar baik untuk produsen mobil AS tersebut.

    Baru-baru ini mencuat di Twitter tentang mobil Tesla Model 3 yang rusak parah karena kecelakaan berat. Bentuknya sampai hampir tak nsia dikenali. Namun, penumpangnya melenggang begitu saja tanpa terluka.

    Ditulis Hindustan Times pada Sabtu, 3 Oktober 2020, pengendara Tesla Model 3 tadi mencuit di Twitter bahwa ketika itu dia melarikan mobilnya dengan kecepatan 80 km/jam ketika sebuah truk menabrak mobilnya.

    Meski begitu, dia berjalan pergi tanpa goresan di tubuhnya. "Beli model yang sama lagi," tulisnya.

    Mike, korban kecelakaan, mengungkapkan cerita tersebut di Twitter pada 18 September 2020. Dia pun mention akun Elon Musk, bos Tesla, untuk berterimakasih.

    Kecelakaan parah mobil Tesla Model 3 tanpa luka pada pengemudi jelas pencapaian besar. Kecelakaan semacam itu biasanya cenderung menyebabkan kematian atau setidaknya menyebabkan cedera serius.

    Tesla selalu membuat klaim berani tentang fitur keselamatan mobilnya dan Model 3 yang harganya paling terjangkau saat ini.

    Popularitas Tesla Model 3 di pasar sudah mapan. Keselamatan penumpang dan pengemudi seperti baru saja terjadi bisa menjadi kesempatan yang lebih baik untuk Tesla.


    HINDUSTAN TIMES

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada Generalized Anxiety Disorder, Gangguan Kecemasan Berlebihan

    Generalized Anxiety Disorder (GAD) adalah suatu gangguan yang menyerang psikis seseorang. Gangguannya berupa kecemasan dan khawatir yang berlebih.