Mercedes-Benz Bakal Stop Produksi Mobil Manual

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mercedes-AMG E53 Coupe memiliki lima mode berkendara Dynamic Select yang bisa dipilih, yakni Eco, Comfort, Sport, Sport+, dan Individual. Untuk mengaktifkan mode transmisi manual, pengemudi tinggal menekan tombol 'M', lalu perpindahan <i>gear</i> dilakukan melalui <i>paddleshift</i>, yang bersemayam di belakang lingkar kemudi. Topgear.com

    Mercedes-AMG E53 Coupe memiliki lima mode berkendara Dynamic Select yang bisa dipilih, yakni Eco, Comfort, Sport, Sport+, dan Individual. Untuk mengaktifkan mode transmisi manual, pengemudi tinggal menekan tombol 'M', lalu perpindahan gear dilakukan melalui paddleshift, yang bersemayam di belakang lingkar kemudi. Topgear.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Produsen mobil ikonik Mercedes-Benz dikabarkan mengumumkan bakal menghentikan produksi mobil manual atau kendaraan dengan transmisi manual.

    Kepala Litbang Mercedes-Benz, Markus Schäfer, menyatakan bahwa perusahaan akan menghilangkan transmisi manual untuk meminimalkan biaya dan merampingkan produksi, seperti dikutip Interesting Engineering.

    Schäfer pun menjelaskan bahwa Mercedes-Benz akan maju dengan pengurangan substansial dalam platform dan, "Pengurangan yang sangat dramatis dalam mesin pembakaran." Jurnalis Greg Kable mengungkapkannya pada postingnya di Twitter.

    Interesting Engineering mengungkapkan, belum ada produsen yang menyatakan secara resmi akan menghentikan produksi mobil manual. Tapi produsen mobil Jerman lainnya, Audi, telah lebih dahulu melakukan peralihan dari mobil manual ke otomatis.

    Berita ini akan diterima berbeda di setiap wilayah. Bagi pengemudi Amerika, berita ini tidak begitu menarik mengingat mayoritas menggunakan transmisi otomatis.

    Berbeda bagi pengemudi di Eropa, yang biasanya penggemar mobil manual. Perubahan ini bisa saja tidak terlalu diterima.

    Mobil Mercedes-Benz dengan transmisi manual bakalan sulit didapatkan. Berdasarkan penjelasan juru bicara Mercedes-Benz kepada Drive, Mercedes akan mengurangi portofolio powertrain ICE (internal combustion engine) sebesar 40 persen hingga 2025. Kemudian pengurangan hingga 70 persen pada 2030.

    “Ini termasuk bahwa kami tidak akan menawarkan transmisi manual dalam jangka menengah," ucapnya kepada Drive.

    Perubahan transmisi tersebut akan terjadi 'secara alami' pada saat Mercedes beralih ke kendaraan generasi baru, yakni mobil listrik. Artinya akan terjadi pergeseran secara bertahap selama beberapa tahun mendatang.

    Mercedes-Benz telah mengerjakan sejumlah konsep baru seperti eScooter dan mendorong portofolio mobil listrik mewahnya.

    Mungkin masyarakat masih berat hati mengucapkan selamat tinggal kepada transmisi manual atau mobil manual.


    INTERESTING ENGINEERING


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kenali Tanda Masker Medis yang Asli atau Palsu

    Saat pandemi Covid-19 seperti sekarang, masker adalah salah satu benda yang wajib kita pakai kemanapun kita beraktivitas. Kenali masker medis asli.