Masa Pandemi Covid-19, Yayasan AHM Salurkan Beasiswa

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi belajar online. Shutterstock.com

    Ilustrasi belajar online. Shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta -  Pembelajaran jarak jauh masih terus berlangsung selama masa pandemi Covid-19 ini. Yayasan AHM atau Astra Honda Motor menyalurkan beasiswa Rp 350 juta kepada 203 pelajar sekolah dan 37 guru.

    Guru dan murid penerima beasiswa tergabung dalam Sekolah Satu Hati (SSH) dan pelajar di Kampung Berseri binaan PT AHM atau Astra Honda Motor.

    Beasiswa AHM disalurkan pada hari ini, Kamis, 8 Oktober 2020, ke sekolah penerima bantuan. Bantuan dana pendidikan jarak jauh ini dapat dipakai baik oleh pelajar maupun guru untuk membeli pulsa, kuota internet, dan perangkat pendukung belajar daring lainnya.

    "Kami berharap pemberian beasiswa ini dapat membantu finansial para pelajar dan tenaga pengajar menjalani pembelajaran jarak jauh. Tetap aktif, kreatif dan berprestasi walau belajar dari rumah," ucap Ketua Yayasan AHM Ahmad Muhibbuddin dalam siaran persnya.

    Pembagian beasiswa bantuan pendidikan ini didistribusikan langsung ke sekolah-sekolah penerima bantuan. Pihak sekolah yang akan menyerahkannya kepada para pelajar.

    Mayoritas penerima bantuan ini pelajar dan guru yang aktif dalam program Sekolah Satu Hati (SHS), seperti program Adiwiyata, pelestarian budaya angklung dan program safety riding.

    Tiap pelajar SD dan SMP mendapatkan bantuan Rp 1.250.000. Untuk SMA dan sederajat Rp. 1.500.000/pelajar.

    Tahun ini, Yayasan AHM juga memberikan beasiswa kepada 37 guru honorer yang berdedikasi lebih dari 5 tahun dan aktif menggerakkan pelajar untuk aktif dalam kegiatan SHS. Bantuan ini sebesar Rp 2.000.000/guru.

    “Saya bersyukur sekali dapat bantuan beasiswa ini setidaknya dapat membantu meringankan beban orang tua saya dalam proses belajar saya," ujar Dhiya Fathiyya, pelajar SMK Hang Tuah 1 Jakarta.

    Program SHS dimulai sejak 2013 melalui tiga pilar utama, yaitu lingkungan, budaya, dan sosial. Saat ini, terdapat 21 sekolah binaan yang tersebar di Jakarta, Bekasi, dan Karawang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Fakta Kasus Rangga, Bocah Yang Cegah Ibu Diperkosa

    Pada Kamis, 15 Oktober 2020, tagar #selamatjalanrangga trending di Facebook dan Twitter.