Tesla Roadster Dekati Planet Mars

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mobil Tesla Roadster dilengkapi dengan manekin artronot bernama David Bowie saat berada di roket Falcon Heavy,  sebelum diluncurkan ke luar angkasa. Alasan Musk, melontarkan mobil Teslanya karena membayangkan tentang mobil yang melayang tanpa henti di luar angkasa dan mungkin ditemukan oleh ras alien jutaan tahun mendatang.  Elon Musk/Instagram

    Mobil Tesla Roadster dilengkapi dengan manekin artronot bernama David Bowie saat berada di roket Falcon Heavy, sebelum diluncurkan ke luar angkasa. Alasan Musk, melontarkan mobil Teslanya karena membayangkan tentang mobil yang melayang tanpa henti di luar angkasa dan mungkin ditemukan oleh ras alien jutaan tahun mendatang. Elon Musk/Instagram

    TEMPO.CO, JakartaTesla Roadster dilaporkan mendekati planet Mars. CEO Tesla, Elon Musk, meluncurkan mobil ini ke luar angkasa dengan roket Falcon Heavy dari SpaceX pada 6 Februari 2018. 

    Dikutip dari CarsCoops, Selasa, 13 Oktober 2020, langkah Tesla kali ini merupakan kelanjutan dari program dua setengah tahun lalu saat mereka menembakkan Tesla Roadster generasi pertama ke orbit.

    Seperti yang dicuitkan akun Twitter Space X, mereka menginformasikan bahwa Roadster dan Starman, "penumpang" yang mengenakan prototipe baju luar angkasa SpaceX, melakukan pendekatan dengan Mars pada 8 Oktober.

    Kendati demikian, Tesla Roadster tidak sepenuhnya dekat dengan planet yang memiliki nuansa merah itu, karena sebenarnya jarak mobil listrik berada di 0,05 astronomical unit atau di bawah 5 juta mil dari Mars.

    Dalam sebuah situs web bernama 'Where is Roadster?' yang dioperasikan oleh programmer Ben Pearson, melacak posisi langsung dari Starman dan mengungkapkan bahwa mobil itu berada 129 juta mil dari Matahari dan bergerak ke arahnya dengan kecepatan 13.637 mil per jam (21.947 km per jam).

    Pecinta lingkungan menilai Tesla telah "mengirimkan sampah ke luar angkasa tanpa alasan yang jelas".


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.