Hyundai Bikin Mobil Listrik Mikro untuk Anak-anak

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mobil listrik mungil Hyundai. (Hyundai)

    Mobil listrik mungil Hyundai. (Hyundai)

    TEMPO.CO, Jakarta - Produsen mobil asal Korea Selatan, Hyundai Motor Company, merilis mobil listrik berukuran mini, Selasa, 27 Oktober 2020. 

    Selain wujudnya yang mungil, mobil listrik terkecil Hyundai itu dibangun dengan bahan ramah lingkungan yakni kayu. Mobil listrik untuk anak-anak ini memiliki satu tempat duduk. 

    Gaya eksterior mobil listrik mungil ini didasarkan pada konsep '45' EV yang dihadirkan Hyundai pada 2019 di International Motor Show (IAA) di Frankfurt. Desainer Hyundai mengadaptasi desain 'lampu kubus kinetik' khas '45' bersama dengan profil sudut namun halusnya untuk menciptakan EV yang belum dinamai ini yang menampilkan warna eksterior Performance Blue dengan aksen oranye.

    Mesin kecil yang mengemas dua motor DC bisa mendorongnya hingga kecepatan tertinggi 7 km per jam. Hanya jiwa paling berani yang akan mengambil kemudi speedster ini. Untuk mendongkrak rasa percaya diri pengemudi, desainer Hyundai mengambil inspirasi dari olahraga motor dengan menempatkan hanya satu jok di tengah mobil.

    Sesuai dengan tema warisan desain tahun 45-an, Hyundai telah membangun kendaraan penumpang yang unik ini dari bahan ramah lingkungan tradisional: kayu. Mobil listrik baru ini belum memiliki jarak berkendara yang diperingkat secara resmi, tetapi tawa pengemudi diyakini akan mendorong kendaraan tersebut untuk melakukan perjalanan lebih jauh berdasarkan teknologi Emotion Adaptive Vehicle Control (EAVC).

    Mobil ini memiliki dimensi panjang 1.380 mm, lebar 810 mm, tinggi 820 mm, dengan jarak sumbu roda 810 mm. 

    Rincian lebih lanjut tentang bagaimana mobil listrik mungil Hyundai ini akan segera diungkap. Menarik disimak. 

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.