Tampil Keren dengan Stiker Mobil 67 Autowrap

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penampilan mobil sedan karya 67 Autowrap Car Wrapping Specialist & Cutting Sticker di Gading Serpong Boulevard, Tangsel, Banten. FOTO: 67 Autowrap

    Penampilan mobil sedan karya 67 Autowrap Car Wrapping Specialist & Cutting Sticker di Gading Serpong Boulevard, Tangsel, Banten. FOTO: 67 Autowrap

    TEMPO.CO, Jakarta - Memodifikasi mobil atau motor bisa dengan stiker, yang lebih modern dibanding cat konvensional. 67 Autowrap, Car Wrapping Specialist & Cutting Sticker telah dibuka untuk melayani pemasangan dan pelepasan stiker serta pelapisan sebagai pelindung body mobil.

    Pemasangan stiker itu akan menghindarkan mobil dari lecet-lecet dan stone chip (batu kecil yang terpental ke bodi mobil).

    “Proses pemasangan untuk full body wrapping itu hanya sekitar 7 jam saja untuk jenis sedan dengan harga mulai dari Rp 3 juta-an," kata Rizal, Manager 67 Autowrap.

    67 Autowrap menyediakan berbagai macam merek stiker mobil berkualitas dengan beraneka pilihan warna.

    Rizal menjelaskan penggunaan stiker untuk wrapping mobil maupun cutting sticker memiliki sejumlah keunggulan, seperti lebih mudah penggarapan, bebas berkreasi dalam warna dan motif, serta harga lebih terjangkau ketimbang pengecatan ulang.

    Jika bosan dengan warna stiker, konsumen bisa dengan mudah menggantinya dengan sticker varian lain.

    Menurut dia, pemasangan stiker mobil akan mendongkrak penampilan mobil, terlihat mewah, serta melindungi body mobil dari lecet-lecet.

    "Stiker bisa tahan 3–5 tahun," tuturnya.

    67 Autowrap resmi dibuka sejak 8 November 2020 di Ruko Batavia Blok AA2 No. 7 Gading Serpong Boulevard, Tangerang Selatan, Banten. Buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 20.00 WIB.

    Rizal pun memberikan promo menarik untuk tiap pemasangan stiker mobil, yaitu potongan harga Rp 300.000 selama masa grand opening hingga akhir November 2020.

    “Kami juga ada promo member get member bagi konsumen yang merekomendasikan 67 Autowrap,” kata Fizal.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.