Test Drive Volkswagen Tiguan Allsapce: Mesin Galak, Handling Mantap

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Volkswagen Tiguan Allspace. November 2020. TEMPO/Wawan Priyanto

    Volkswagen Tiguan Allspace. November 2020. TEMPO/Wawan Priyanto

    TEMPO.CO, JakartaSudah lama saya ingin menjajal Volkswagen Tiguan Allspace, tapi baru pekan lalu kesampaian. Meski hanya singkat, satu hari saja, namun sensasi mengendarai SUV khas Eropa begitu terasa. Dari test drive yang dilakukan Tempo, Volkswagen Tiguan Allspace layak menjadi pilihan untuk sebuah SUV Eropa dengan budget Rp 600 jutaan. 

    Performa
    Langsung saja. Mobil ini memiliki dimensi yang tidak kecil, juga tidak terlalu bongsor. Namun, penggunaan mesin 1.4 TSI semula menurut saya terlalu kecil untuk mobil sebesar ini. Setelah keluar dari area parkir Indomobil Tower di Jalan MT Haryono, Jakarta, langsung saja mobil itu saya geber di jalan tol Jakarta-Cikampek.

    Sejak keluar dari area parkir di Indomobil Tower, MT Haryono, Jakarta, tarikan mesin 1.4 TSI (Twincharged Stratified Injection) sudah menjawab rasa penasaran saya. Sedikit saja pedal gas ditekan, limpahan tenaga seperti menjambak rambut saya ke belakang.

    Ok. Mesin 1.4 TSI Tiguan Allspace didukung dengan twin turbo (turbo ganda), supercharged untuk kecepatan rendah, dan turbocharged untuk kecepatan tinggi. Nah, dua perangkat inilah yang pada akhirnya membuat akselerasi Tiguan Allspace sudah cukup terasa sejak di rpm rendah.


    Baca juga: Menjajal Performa Khas SUV Eropa Volkswagen Tiguan Allspace

    Mesin ini sanggup menghasilkan daya 150 HP dengan torsi puncak 250 Nm. Tenaga mesin disalurkan ke roda penggerak depan melalui transmisi otomatis 6-percepatan kopling ganda (DSG) plus triptonic.

    Torsi badak inilah yang membuat mobil bisa begitu agresif saat kickdown pedal gas. Meski agresif, bukan berarti mobil ini bisa diajak melaju sangat kencang.

    Model SUV memang bukan dirancang untuk mobil yang jago kebut-kebutan, layaknya sedan bermesin sangat dengan ground clearance pendek. SUV ini dirancang memiliki torsi melimpah di putaran rendah, dan melaju dengan kecepatan puncak 202 kilometer per jam.

    Volkswagen Tiguan Allspace. November 2020. TEMPO/Wawan Priyanto

    Kecepatan itu sebenarnya bukan tergolong lambat, lebih dari cukup untuk digunakan berkendara sehari-hari. Untuk akselerasi, mobil ini melaju dari kecepatan 0-100 kilometer per jam dalam waktu 9,5 detik.

    Pengendaraan Tiguan Allspace didukung fitur Adaptive/Dynamic Chassis Control (DCC) yang memberikan pilihan mode pengendaraan sesuai dengan kebutuhan pengemudi, dan menjadikan sistem peredaman suspensinya beradaptasi secara elektronik sesuai dengan pilihan pengendara.

    Baca: Dirakit di Indonesia, VW Tiguan Allspace Laris di GIIAS 2019

    Pilihan profil mengemudi juga memungkinkan pengendara untuk menyesuaikan Tiguan Allspace dengan kondisi cuaca dan jalan yang akan dihadapi. Ada lima mode berkendara yaitu: normal, comfortable, sporty, individual, dan eco style. Fitur “Cruise control” juga disematkan untuk membuat perjalanan menjadi lebih aman dan nyaman karena pengemudi dapat menjaga kecepatan kendaraan secara konstan.  

    Fitur unggulan lain yang ditawarkan Tiguan Allspace adalah Park Assist yang merupakan asisten pemilik mobil dalam memarkirkan mobilnya secara parallel dengan otomatis, bahkan di ruang sempit sekalipun. Dan untuk menunjang kepraktisan, fitur “Easy Open” disematkan agar membuka pintu bagasi belakang lebih mudah, hanya dengan menggerakkan kaki di bawah bumper belakang.

    Handling
    Tiguan Allspace merupakan SUV tulen dengan karakter suspensi keras, namun bukan berarti tidak nyaman. Justru suspensi berkarakter keras khas SUV ini dirancang untuk memberikan kestabilan saat berkendara di berbagai medan jalan.

    Maklum, SUV ini memiliki ground clearance 189 mm. Sedangkan di aspal mulus, kabin tetap nyaman dengan senyap.

    Suspensi depan menggunakan MacPherson Strut. Sedangkan bagian belakang menggunakan Multi-Link.

    Setir dengan model flat bottom memberikan sensasi berkendara yang lebih nyaman dan sporty. Ala-ala seperti mengemudikan mobil balap yang setirnya menggunakan flat bottom.

    Eksterior
    Generasi kedua Tiguan ini adalah SUV Volkswagen pertama yang menggunakan platform MQB (Modular Transverse Matrix) yang diklaim mampu meningkatkan semua keunggulan Tiguan.

    Proporsi Tiguan All Space kini tampil lebih sporty dan berkarisma. Bobotnya terpangkas sekitar 50 kg dibandingkan model sebelumnya, namun dengan dimensi yang kini lebih besar – jarak sumbu roda bertambah 77 mm dibandingkan sebelumnya, menghasilkan ruang kabin yang lebih leluasa. 

    Menjajal fitur park assist pada VW Tiguan Allspace. TEMPO/Wira Utama

    Tampilan bagian depan lebih elegan, bentuk lampu depan yang ramping dan kompak, bentuk lampu LED daytime running lights (DRL), dynamic cornering lights dan grille yang mendapatkan garis chrome yang terintegrasi.

    Penggunaan DRL dengan teknologi LED menghasilkan visibilitas yang lebih besar, serta serasi dengan lampu depan berteknologi LED baru yang menjadikan tampilan Tiguan Allspace semakin sporty. Sementara Dynamic Cornering Lights akan membantu pengemudi untuk mendapatkan hingga 90 persen pencahayaan yang lebih baik berkat sudut sorot lampu yang dapat berputar mengikuti arah kemudi.

    Di bagian belakang desain lampu yang inovatif dan modern berkat teknologi LED membuat Tiguan All Space semakin unik dan menarik. Desain eksterior Tiguan Allspace juga semakin tampak sporty berkat penggunaan velg 18 inch Nizza Alloy Wheels. 

    Interior
    Satu hal yang membuat saya tertarik pada model ini adalah konsep moderat pada sisi interiornya. Bukan mewah banget, tapi Volkswagen mengedepankan pada sisi pengemudi (driver oriented). Hal ini bisa dilihat dari tata letak tombol pengoperasian di dashboard yang mudah dijangkau oleh pengemudi. Termasuk aneka tombol fungsional pada setir.

    Konsol bagian tengah kini tampil lebih lebar dengan berbagai aksen yang memberi sentuhan lebih premium. Suasana kabin terlihat semakin mewah dengan penggunaan ambient lights yang dapat disesuaikan dengan mood pengendara.

    Di depan setir, terdapat layar display berukuran 12,3 inci. Layar ini merupakan bagian dari Volkswagen Active Info Display yang menampilkan layar informasi multifungsi. Berbagai profil informasi dihadirkan yang memungkinkan pengemudi dapat melakukan kustomisasi profil yang disukai dan memilih data spesifik yang ingin ditampilkan di panel instrumen selain speedometer dan odometer. Pengoperasiannya cukup mudah, cukup melalui jari dari tombol-tombol yang ada setir.

    Interior Volkswagen Tiguan Allspace. (Volkswagen)
    Di bagian tengah konsol terdapat layar sentuh berwarna 8,0 inci  advance infotainment “composition media” dengan fitur mirror link yang akan memberikan pengalaman menyenangkan saat berkendara.

    Kenyamanan saat berkendara di dalam kabin juga disuguhkan 3 Zone Climatronic AC dimana kontrol intensitas udara dan otomatisasi resirkulasi udara memastikan suhu yang dapat diatur sesuai kebutuhan individu pengemudi, penumpang depan dan penumpang di kursi belakang.

    Berkat platform MQB (modular transverse matrix) yang diusungnya, Tiguan All Space yang kini memiliki dimensi lebih besar, plus jarak sumbu roda yang 77 mm lebih panjang dibanding generasi sebelumnya, menawarkan ruang kabin yang lebih leluasa. Pada Tiguan All Space, keleluasaan tersebut bertambah dengan kepraktisan istimewa berkat adanya bangku baris ketiga yang menjadikannya sebuah SUV 7-penumpang.

    Sebagaimana bangku baris keduanya, bangku baris ketiga juga menawarkan fleksibilitas pelipatan bangku yang membuat ruang kabin Tiguan All Space begitu dinamis. 

    Kapasitas bagasi dalam kondisi seluruh bangku ditegakkan mencapai 230 liter, sementara saat bangku baris ketiga dilipat, kapasitasnya mencapai 700 liter, dan saat kedua baris bangku belakang terlipat, kapasitas terdongkrak menjadi 1.775 liter. Cukup lapang untuk memuat empat tas golf sekaligus. 

    Keamanan dan Keselamatan
    Sebagai SUV premium asal jerman, Volkswagen Tiguan Allspace dibekali dengan beragam fitur keamanan dan keselamatan mutakhir. Di antaranya adalah fitur KESSY (Keyless Entry Start and Autorization System) memudahkan ketika pengendara akan memasuki mobil, yang secara otomatis akan membuka kunci pintu tanpa menggunakan anak kunci (Keyless Access). 

    Sementara untuk menjamin keselamatan, sederet fitur telah melengkapi Tiguan Allspace antara lain: kamera 360° “Area View”, Electronic Stability Control (ESC), Park Assist System, enam buah Airbag, Tire Pressure Monitoring, Electronic Parking Brake dengan Autohold dan ISOFIX untuk penggunaan tempat duduk anak yang aman di Tiguan Allspace.

    Fitur Park Assist pada VW Tiguan Allspace. TEMPO/Wira Utama

    Salah satu fitur keselamatan unik yang dimiliki oleh Tiguan Allspace adalah Automatic Post Collision Brake System. Dengan input sensor dari airbag, Automatic Post Collision Braking System akan bekerja untuk menghindari akibat benturan agar tidak semakin parah.

    Secara otomatis fitur ini akan memulai pengereman setelah kendaraan mengalami tabrakan dan mempercepat pengereman untuk meminimalkan benturan yang mungkin terjadi selanjutnya.

    Kompetitor
    Di Indonesia. Volkswagen Tiguan Allspace 1.4 TSI bersaing dengan sejumlah nama seperti Toyota Fortuner, Mitsubishi Pajero Sport, Mazda CX-5, BMW X1, dan Jeep Renegade.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.