Daimler - Geely Kembangkan Mesin Baru

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo Mercedes-Benz. REUTERS/Michaela Rehle

    Logo Mercedes-Benz. REUTERS/Michaela Rehle

    TEMPO.CO, JakartaProdusen mobil Jerman, Daimler, akan melakukan kerja sama dengan Geely dari Cina untuk membangun mesin pembakaran generasi berikutnya yang akan digunakan dalam kendaraan hybrid.

    "Perusahaan berencana untuk mengembangkan mesin modular yang sangat efisien," kata juru bicara Daimler sekaligus menambahkan bahwa mesin itu akan digunakan di drivetrains hybrid dan diproduksi di Eropa dan juga Cina.

    Diktutip dari Reuters, Rabu, 18 November 2020, pabrik-pabrik Jerman akan segera dilengkapi kembali secara bertahap untuk membangun drivetrains listrik. Sementara, pembuatan mesin pembakaran akan dilanjutkan di Jerman.

    Aliansi ini pertama kali dilaporkan oleh harian bisnis Jerman, Handelsblatt pada Selasa, 17 November 2020, mengutip sumber perusahaan dan industri yang terkait.

    Sebagian besar mesin akan dibuat di Cina, kata Handelsblatt. Aliansi Geely, akan memiliki sekitar 9,69 persen saham di Daimler yang berbasis di Stuttgart, berarti kemitraan yang ada dengan Renault akan berakhir.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berjemur dan Dampak Positifnya Bagi Mata

    Mata merupakan jendela dunia. Penggunaan gawai yang berlebihan bisa berbahaya. Oleh karena itu kita harus merawatnya dengan memperhatikan banyak hal.