Porsche Taycan Listrik Raih Rekor Dunia Guinness

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Porsche Taycan listrik terbaru mengenalkan sejumlah warna anyar, Salah satunya Frozen Berry, yang lebih mirip pink. Warna-warma opsional itu bisa didapatkan secara gratis alias tak dipungut biaya tambahan. FOTO: Top Gear

    Porsche Taycan listrik terbaru mengenalkan sejumlah warna anyar, Salah satunya Frozen Berry, yang lebih mirip pink. Warna-warma opsional itu bisa didapatkan secara gratis alias tak dipungut biaya tambahan. FOTO: Top Gear

    TEMPO.CO, JakartaPorsche Taycan Listrik meraih rekor dunia Guinness  untuk penyimpanan listrik terlama.

    Porsche Taycan Listrik praproduksi mampu melaju 210 lap atau 42.171 kilometer tanpa mengisian ulang listrik. Sedan Taycan itu terus memutari arena sepanjang 200 kaki selama 55 menit nonstop dengan kecepatan rata-rata 28,6 mil per jam.

    Denise Ritzmann, juara drifting Eropa 2018-2019, menjadi salah satu juri. Terlibat dalam tes Guinness adalah Kepala PEC Dennis Retera.

    "Sangat melelahkan bagi saya untuk menjaga konsentrasi tinggi selama 210 putaran," kata Retera seperti dilansir Auto Blog pada hari ini, Selasa, 24 September 2020.

    Porsche Taycan Listrik ini model penggerak roda belakang yang belum dikonfirmasi akan dipasarkan di Amerika Serikat. Yang pasti Taycan akan dijual di Cina tapi minus 1 motor listrik untuk versi AWD.

    Porsche Taycan EV memiiki 402 tenaga kuda dengan Baterai Kinerja 79,2 kWh, atau 469 tenaga kuda dengan Baterai Kinerja Plus 93,4 kWh.

    Harganya sekitar 20 persen lebih murah daripada Taycan AWD. Jika dianggap harganya sama dengan di Cina, maka untuk AS menjadi 85.000 dolar.

    Soal ketersediaan mobil Porsche Taycan Listrik versi juara rekor dunia akan masuk AS, perusahaan menjawab,"Sedang dipertimbangkan."



    AUTO BLOG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi dan Tantangan Jozeph Paul Zhang, Pria yang Mengaku Nabi Ke-26

    Seorang pria mengaku sebagai nabi ke-26 melalui media sosial. Selain mengaku sebagai nabi, dia juga melontarkan tantangan. Dialah Jozeph Paul Zhang.