Kaca Jendela Mobil Bermasalah, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi menunjukkan papan informasi untuk membuka kaca mobil saat melakukan pemeriksaan pelarangan mudik di tol Jakarta-Cikampek, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu, 25 April 2020. Penyekatan akses transportasi di lokasi tersebut guna membatasi pemudik dari Jakarta yang hendak ke luar kota menggunakan mobil pribadi dan angkutan umum. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Polisi menunjukkan papan informasi untuk membuka kaca mobil saat melakukan pemeriksaan pelarangan mudik di tol Jakarta-Cikampek, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu, 25 April 2020. Penyekatan akses transportasi di lokasi tersebut guna membatasi pemudik dari Jakarta yang hendak ke luar kota menggunakan mobil pribadi dan angkutan umum. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Bagi pemilik kendaraan roda empat tentu pernah mengalami kaca jendela mobil atau kaca mobil seret atau tidak bisa naik-turun.

    Kepala Bengkel Auto KOOL di Jalan Sunan Gunung Jati, Pasindangan, Kabupaten Cirebon, Sutarno, menjelaskan apa penyebab dan cara mengatasi masalah tersebut.

    Menurut Sutarno, penyebab seretnya kaca jendela mobil atau kaca mobil dengan power window biasanya bermasalah karena karet channel-nya yang sudah kering atau keras.

    “Harusnya licin, tapi bisa seret. Umur kendaraan bisa jadi penyebab karena perawatan yang kurang,” ujar pria 32 tahun itu hari ini, Selasa, 24 Novemberr 2020.

    Ditemui di sela waktu istirahatnya, Sutarno menerangkan bahwa perawatannya juga cukup mudah. Hanya dengan spray khusus seharga Rp 50 ribu-an karena channel seret bisa lancar kembali.

    Spray untuk power window itu dijual umum di toko-toto atau bengkel mobil.

    “Pokoknya yang penting rutin, bisa seminggu sekali. Kalau sudah bunyi saat menaikkan atau menurunkan kaca bisa langsung semprot dulu,” kata ayah satu anak ini.

    Adapun elektrik dari kaca jendela mobil atau kaca mobil, Sutarno melanjutkan, biasanya masalahnya pada motor, dan carbon brush, yang juga karena usia mobil.

    Biasanya tiap pemakaian tiga tahun kienrja motor elektrik agak berat. Jika ini terjadi, pengguna mobil bisa mengganti carbon brush.

    "Di bengkel ini juga bisa (mengerjakannya),” tutur pria asli Solo yang sudah tujuh tahun bekerja di Auto KOOL.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.