Tips Mencegah Kecelakaan di Jalanan Akibat Truk

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi truk nabrak. action-magie.com

    Ilustrasi truk nabrak. action-magie.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kecelakaan lalu lintas kendaraan pribadi dengan truk masih sering terdengar, terutama pada saat mudik hari raya atau akhir tahun.

    Kejadian nahas semacam ini dapat dihindari jika pengemudi memahami karakter dan keterbatasan truk. Pemahaman tersebut dapat dijadian acuan untuk pencegahan kecelakaan.

    “Hati-hati bila berkendara terutama bila berdekatan dengan truk dan pastikan kendaraan kita kondisinya prima. Segera booking service di Auto2000 Digiroom,” kata Aftersales Division Head Auto2000 Ricky Martawijaya pada Rabu, 2 Desember 2020.

    Auto2000, dealer terbesar Toyota, menerangkan bahwa dimensi (ukuran) truk yang besar membuatnya tidak bisa tergesa-gesa dan butuh ruang gerak ketika bergerak.

    Posisi duduk pengemudi yang tinggi dan pandangan ke belakang yang terhalang bodi membuat sopir truk memiliki blind spot atau area tak terpantau sopir. Bobot truk, apalagi dengan muatan penuh, membuat tidak mudah jika melakukan pengereman darurat dan mendadak.

    Berikut tips dari Auito2000 bagi pengemudi untuk "mengatasi" truk di jalan raya atau jalan tol:

    1. Jaga Jarak Aman
    Jangan mengikuti truk terlalu dekat karena mobil pribadi tidak terlihat oleh sopir truk. Bisa juga karena terlalu dekat dengan truk, pengemudi mobil pribadi tidak bisa mengintip jalur dari arah berlawanan akibat tertutup bodi truk.

    Menjaga jarak aman juga membuat mobil mudah terlihat oleh sopir truk. Semakin dekat jarak mobil dengan truk, semakin sulit sopir truk mengawasi mobil lain yang lebih kecil.

    2. Berikan Tanda atau Isyarat
    Berikan tanda jika ingin mendahului truk. Tanda itu bisa dengan lampu dim atau klakson. Tujuannya, supaya pengemudi truk dapat mengetahui keberadaan mobil kita.

    3. Berikan Ruang yang Cukup
    Pada saat menyalip, pastikan ada ruang yang cukup antara truk dan mobil di depan. Kalau jaraknya terlalu dekat, kita bakal memaksakan diri untuk masuk di antara keduanya.

    Situasi tersebut membuat mobil kita berada di blind spot truk. Bahkan, sangat berbahaya jika mobil di depan truk mengerem karena bisa menyebabkan kecelakaan.

    4. Perhatikan Manuver Truk
    Jangan segan-segan memberikan ruang bila truk di depan memberi isyarat untuk melakukan manuver, seperti berbelok, putar arah, atau parkir. Hentikan kendaraan dan tunggu sampai posisi truk benar-benar aman.

    5. Truk Punya Keterbatasan
    Truk memiliki daya pengereman yang terbatas, apalagi jika dijejali muatan penuh. Maka jangan paksakan mobil berada terlalu dekat dengan truk.

    6. Jaga Kinerja Mobil
    Pelanggan Auito2000 diingatkan agar melakukan servis berkala. Menjelang tutup tahun 2020, Auto2000 mengadakan "Auto2000 Digiroom Servicetival" dengan memberikan berbagai ragam bonus memikat bagi pemesanan servis hingga 31 Desember 2020 untuk jadwal servis berkala sebelum 31 Januari 2021.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi dan Tantangan Jozeph Paul Zhang, Pria yang Mengaku Nabi Ke-26

    Seorang pria mengaku sebagai nabi ke-26 melalui media sosial. Selain mengaku sebagai nabi, dia juga melontarkan tantangan. Dialah Jozeph Paul Zhang.