Castrol Buka Workshop Bersertifikat untuk Bengkel Lokal

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah mobil Holden yang direstorasi di bengkel Omah Ijo Auto Work Yogya. Tempo/Pribadi Wicaksono

    Sejumlah mobil Holden yang direstorasi di bengkel Omah Ijo Auto Work Yogya. Tempo/Pribadi Wicaksono

    TEMPO.CO, Jakarta - Castrol secara resmi memperkenalkan program Castrol Certified Branded Workshop (CBWS) bagi para pemilik bengkel di seluruh Indonesia.

    Melalui webinar, Castrol menjelaskan tujuan serta mekanisme program CBWS.

    “Kami menyadari bahwa kepuasan dan kenyamanan para konsumen tidak hanya datang dari kualitas pelayanan di bengkel, tetapi juga bagaimana kualitas layanan tersebut dapat selalu dijaga standar serta konsistensinya," kata Deananda Sudijono, Country Marketing Head, PT Castrol Indonesia, pada peluncuran CBWS Jumat lalu, 4 Desember 2020.

    Para pemilik bengkel yang tertarik Castrol Certified Branded Workshop dapat menghubungi Castrol WeCare via 08071 932273 atau perwakilan Castrol di daerah.

    CBWS, menurut dia, mengusung semangat serta kepercayaan Castrol kepada para mitra bengkel Castrol untuk dapat tumbuh bersama melalui program Partner for Life.

    Program Partner for Life meliputi bantuan dari Castrol berupa dukungan produk, layanan, sistem dan teknologi, mengembangkan keterampilan dan kesejahteraan mekanik , program mempertahankan konsumen, mengoptimalkan pendapatan bengkel, dan meningkatan efisiensi operasional bengkel.

    “Pembeda utama dari program CBWS Castrol adalah adanya standarisasi dan sertifikasi dari produk dan layanan yang diberikan," tutur Deananda.

    Gandhi Effendy, pemilik bengkel Nawilis, mengatakan banyak keuntungan yang didapat dari program Castrol.

    "Dimulai dari renovasi bengkel, bantuan logistik, seragam para mekanik, berbagai peralatan, bahkan bantuan pemasaran secara digital," katanya. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Macam Batal Puasa

    Ada beberapa macam bentuk batalnya puasa di bulan Ramadan sekaligus konsekuensi yang harus dijalankan pelakunya.