Pendiri Indonesian Scooter Festival 2020 Minta Maaf, Akui ada Kerumunan

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung mengamati motor skuter yang dipamerkan saat pembukaan Indonesian Scooter Festival 2019 di Jogja Expo Centre (JEC), Bantul, DI Yogyakarta, Sabtu, 21 September 2019. Acara yang menjadi ruang komunikasi dan silaturahmi pecinta motor skuter itu berlangsung hingga Minggu, 22 September 2019. ANTARA

    Pengunjung mengamati motor skuter yang dipamerkan saat pembukaan Indonesian Scooter Festival 2019 di Jogja Expo Centre (JEC), Bantul, DI Yogyakarta, Sabtu, 21 September 2019. Acara yang menjadi ruang komunikasi dan silaturahmi pecinta motor skuter itu berlangsung hingga Minggu, 22 September 2019. ANTARA

    TEMPO.CO, YogyakartaPendiri sekaligus panitia perhelatan Indonesian Scooter Festival (ISF) 2020 Dwi Yudha Danu akhirnya angkat bicara terkait pembubaran paksa oleh Gugus Tugas Covid-19 Kota Yogyakarta terkait acara yang digelar 5-6 Desember 2020 di Lippo Plaza Kota Yogyakarta.

    Yudha mengatakan, pembubaran itu memang benar dilakukan Satuan Tugas Gugus Tugas Covid-19 karena temuan pelanggaran protokol kesehatan. Khususnya kerumunan yang terjadi pada pengunjung.

    "Semua benar (pembubaran karena ada pelanggaran protokol kesehatan)," kata Yudha kepada Tempo Ahad 6 Desember 2020.

    Namun, Yudha meluruskan istilah pembubaran yang disebut Pemerintah Kota Yogyakarta sebelumnya. Penyebab pembubaran kegiatan itu juga ditegaskan Yudha bukan bersumber dari area kegiatan atau di bagian dalam venue (Lippo Plaza). Melainkan karena kerumunan dari pecinta Vespa yang ada di luar atau jalan Adisutjipto (Jalan Yogya-Solo).

    "Kegiatan itu bukan dibubarkan tepatnya, namun dihentikan karena terjadi kerumunan di luar area kegiatan," ujar Yudha.

    Atas pembubaran itu, melalui konferensi pers virtual Yudha selaku panitia menyampaikan permohonan maafnya kepada semua pengunjung baik dalam dan luar kota yang sudah membeli tiket dan datang. Ia juga meminta maaf atas kejadian di luar dugaan itu kepada semua peserta, tenant, dan sponsor.

    "Mohon maaf karena penghentian itu benar benar di luar kendali dan di luar event kami," ujarnya.

    Yudha pun berharap untuk pecinta scooter yang sudah terlanjut berdatangan ke Yogya dapat segera kembali ke kota masing masing dengan tertib.

    "Tetap safety riding, hati hati di jalan dan taati protokol kesehatan," ujarnya.

    Yudha menghimbau semua scooterist bisa membantu upaya pemerintah membantu memutus penularan Covid-19 dengan tidak berkerumun di manapun berada.

    Panitia Indonesian Scooter Festival masih melakukan perekapan data bagi peserta yang sudah registrasi dan membeli tiket namun belum menggunakannya. Namun tidak secara eksplisit mengatakan akan menggantikan uang tiket yang dibeli.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.