Honda Brio Bakal Dikembangkan Jadi SUV Mungil?

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Honda Small RS Concept diperkenalkan untuk pertama kalinya di dunia (world premiere) di pameran Indonesia International Motor Show 2018. 19 April 2018. Tempo/Wawan Priyanto

    Honda Small RS Concept diperkenalkan untuk pertama kalinya di dunia (world premiere) di pameran Indonesia International Motor Show 2018. 19 April 2018. Tempo/Wawan Priyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Kendaraan roda empat segmen SUV terus tumbuh di Indonesia. Business Innovation and Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor (HPM) Yusak Billy menerangkan bahwa perusahaan masih mempelajari kondisi pasar mengenai segmen tersebut.

    Menurut Billy, sebelum meluncurkan sebuah produk Honda selalu melihat bagaimana kondisi pasar.

    “Apakah nanti kami menghadirkan SUV kecil seperti merek tetangga, ya kami juga masih mempelajari itu. Belum bisa bicara sekarang,” ujar dia dalam diskusi virtual, Kamis, 10 Desember 2020.

    Di segmen ini, Honda sebenarnya sudah memiliki HR-V dan BR-V yang bermain di segmen SUV. Jika ingin bermain di segmen lebih rendah lagi, HPM juga memiliki Honda Brio yang bisa dijadikan basis produksi untuk SUV kecil. Model ini merupakan tulang punggung penjualan Honda di Indonesia saat ini dan sudah diekspor ke Filipina serta Vietnam. Di sejumlah negara, Honda juga memasarkan WRV, crossover yang dibangun dari basis Honda Jazz. 

    Baru-baru ini beberapa merek juga mengenalkan SUV mungilnya. Salah satunya Nissan Magnite yang diluncurkan di India pada 2 Desember 2020 lalu. Mobil ini ditawarkan dalam dua pilihan bensin. Pertama, mesin 1.0 liter yang mampu menghasilkan daya 72 hp. Tenaga ini kemudian disalurkan ke transmisi manual 5 kecepatan.

    Ada juga Hyundai Venue yang dengan cepat mengalahkan mobil kategori sub-kompak di atasnya. Bahkan sekarang, Venue mendapatkan penghargaan Top Safety Pick 2020 dari Insurance Institute for Highway Safety (IIHS) Amerika Serikat. Kemudian ada Kia Sonet yang malah sudah dipasarkan di Indonesia. 

    “Kami akan mengikuti semua pergerakan di pasar, pasti kami lakukan studi. Diterapkan atau tidaknya nanti setelah studi itu selesai,” tutur Billy.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.