Pasar Mobil Bekas Membaik, Xpander dan Avanza Jadi Incaran

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktivitas penjualan mobil bekas di Bursa Mobil WTC Mangga Dua, Jakarta, Kamis, 1 Oktober 2020. Penjualan mobil baru sempat menurun di awal pandemi karena penurunan daya beli dan pemberlakuan PSBB. Tempo/Tony Hartawan

    Aktivitas penjualan mobil bekas di Bursa Mobil WTC Mangga Dua, Jakarta, Kamis, 1 Oktober 2020. Penjualan mobil baru sempat menurun di awal pandemi karena penurunan daya beli dan pemberlakuan PSBB. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, JakartaBisnis mobil bekas kembali bergairah menjelang libur akhir tahun. General Manager Carsome Indonesia Delly Nugraha dalam diskusi virtual pada akhir November lalu menyampaikan bahwa bisnis mobil bekas mulai membaik setelah sebelumnya ikut terdampak pandemi corona.

    Ia menuturkan bahwa permintaan mobil bekas mulai rebound pada kuartal III. “Pertumbuhan bisnis di Carsome mulai meningkat hingga 300 persen,” kata dia.

    Mantan Vice President of Central Java & Yogyakarta dan Head & Vice President National SMB Key Account di Gojek itu juga menyampaikan bahwa segmen Low MPV dengan pemain seperti Avanza dan Xpander menjadi yang paling banyak dicari konsumen. “Karena populasi mobil tersebut memang banyak,” ujar dia.

    Senior Marketing Manager Penjualan Mobil Bekas WTC Mangga Dua, Herjanto Kosasih, juga menyampaikan optimismenya terhadap tren penjualan mobil bekas di akhir tahun ini.

    Grafik peningkatan penjualan mobil bekas di WTC Mangga Dua mulai menunjukkan peningkatan sejak Agustus lalu dengan penjualan hampir 1.300 unit. “Meski belum normal, tapi angkanya sudah meningkat,” kata Herjanto kepada Tempo beberapa waktu lalu.


    Baca juga: Mitsubishi Luncurkan Layanan Jual Beli Mobil Bekas Bersertifikat

    Dia bahkan yakin permintaan mobil bekas akan terus meningkat hingga 90 persen menjelang akhir tahun. Di masa pandemi, lanjut dia, masyarakat ingin membeli mobil bekas karena dinilai lebih aman dibanding naik transportasi umum.

    Di sentra mobil bekas WTC Mangga Dua, Herjanto menyebut bahwa model Low MPV seperti Xpander Cs juga menjadi incaran konsumen.

    Optimisme juga disampaikan CEO OLX Autos Indonesia, Johnny Widodo. OLX Autos, kata Johnny, telah melakukan survey terhadap pasar mobil bekas di masa pandemi virus corona baru (Covid-19). Dalam survey itu, tren pasar mobil bekas menunjukkan keadaan yang membaik yang didorong oleh pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

    “Survei kami menemukan permintaan mobil bekas mengalami peningkatan sebanyak 15 persen - 20 persen semenjak relaksasi PSBB. Peningkatan ini didorong oleh minat masyarakat terhadap penggunaan mobil pribadi yang meningkat,” kata Johnny Widodo, CEO OLX Autos Indonesia dalam keterangan resmi beberapa waktu lalu.

    “Kami percaya pasar mobil bekas akan pulih dan kembali normal seperti sebelum pandemi.”

    Situs OLX Autos merupakan salah rujukan bagi konsumen dalam mencari mobil bekas. Situs ini dimanfaatkan banyak penjual mobil bekas berbagai merek untuk memasarkan dagangannya.

    Segmen yang paling ramai dicari adalah Low MPV yang diisi oleh Toyota Avanza, Mitsubishi Xpander, Honda Mobilio, Suzuki Ertiga, dan Daihatsu Xenia. Avanza dan Xpander merupakan market leader baik di mobil baru maupun di mobil bekas.

    Di OLX Autos, Xpander tahun 2017 atau model tahun pertama yang dipasarkan dijual dengan harga bervariasi mulai Rp 170 juta untuk varian Exceed bertransmisi manual. Mobil bermesin 1.500 cc ini dijual dengan harga Rp 214,55 juta pada saat diluncurkan pertama kali tahun 2017. Harga yang masih cukup baik setelah tiga tahun dengan penyusutan harga 20 persen.

    Untuk Xpander Ultimate 1.5 AT 2019 harganya masih lumayan tinggi. Rata-rata di atas Rp 220 jutaan. Salah satu contohnya adalah Xpander Ultimate 1.5 AT 2019 yang diiklankan Mobil88 Depok dengan harga Rp 224 juta. Kilometernya masih sangat rendah, sekitar 7 ribuan kilometer.

    Sementara itu, Avanza bekas dengan tahun yang sama memiliki variasi harga mulai Rp 130 jutaan. Contohnya adalah Avanza 1.3 G Matic tahun 2017 yang diiklankan sebuah dealer mobil bekas di Pondok Gede, Bekasi, dengan harga Rp 130 juta.

    Dengan budget lebih sedikit, Anda bisa mendapatkan Avanza Veloz MT 1.500 cc tahun 2017 seharga Rp 140 juta yang diiklankan dealer mobil bekas Garasi Mocil di Kemanggisan Utama Raya, Jakarta Barat. Di iklan tersebut juga disebut bahwa kilometernya masih rendah, 61 ribu kilometer.

    Menariknya, Avanza Veloz tahun 2019 bertransmisi otomatis ada yang dipasarkan dengan harga di bawah Rp 200 juta.

    Ini tentu bisa menjadi pilihan bagi mereka dengan budget terbatas namun ingin memiliki mobil Low MPV dengan kondisi masih lumayan baru dengan kilometer rendah. Seperti yang ditawarkan sebuah dealer di Bandung Oto Butik, Avanza Veloz 1.5 A/T tahun 2019 dengan odometer 15.800 kilometer ditawarkan dengan harga Rp 195 juta.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.