Mobil Listrik Renault Zoe Laku 84 Ribu Unit, Terlaris di Eropa

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, JakartaRenault Zoe menjadi mobil listrik terlaris di Eropa sepanjang tahun ini. Menurut data yang diunggah oleh produsen mobil Prancis itu, Zoe menyumbang penjualan lebih dari 84 ribu unit dari Januari hingga November 2020. Angka ini hampir dua kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

    Dikutip dari Carscoops.com, Zoe juga menjadi kendaraan penumpang listrik terlaris di Jerman, Prancis, Italia, Spanyol, dan Portugal. Sejak produksi dimulai pada tahun 2012, Renault telah berhasil menjual lebih dari 268 ribu unit model tersebut di Eropa.

    Hampir sepertiga dari mobil listrik yang dijual di Eropa tahun ini adalah Kangoo Z.E., sehingga Renault juga memegang mahkota sebagai kendaraan niaga listrik terlaris dengan 8.498 unit. Total hingga saat ini terjual 57.595 unit sejak Kangoo Z.E diluncurkan di Eropa 10 tahun lalu.

    Selain Zoe dan Kangoo Z.E, Renault memiliki dua model mobil listrik lain yakni si mungil Twizy dan Master Z.E, van dengan daya angkut hingga 3,5 ton.

    Renault juga dikabarkan tengah menyiapkan mobil listrik kompak baru yang dibangun dari model konsep Megane eVision. Model ini akan menjadi pesaing Volkswagen ID.3.

    Megane eVision kemungkinan besar akan dibangun dari platform CMF-EV yang digunakan pada Nissan Ariya. Model ini akan menggunakan motor listrik yang menghasilkan tenaga 217 hp dan torsi 300 Nm. Mobil ini didukung baterai 60 kWh yang mendukung pengisian cepat hingga 130 kW. Mobil ini mampu berakselerasi dari titik 0 hingga 100 kilometer per jam dalam waktu kurang dari 8 detik.

    Ada kemungkinan Renault Zoe akan masuk Indonesia di masa mendatang. Apalagi Prestige Image Motorcars, Importir Umum yang memasarkan Tesla di Indonesia, telah membeli saham PT Maxindo Renault Indonesia beberapa waktu lalu. Menarik ditunggu. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.