Easy Bike Sepeda Listrik Unpad Berhasil Taklukkan Tanjakan Cinta

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Easy Bike bertenaga listrik dari solar panel di kampus Unpad Jatinangor. (Dok.Humas Unpad)

    Easy Bike bertenaga listrik dari solar panel di kampus Unpad Jatinangor. (Dok.Humas Unpad)

    TEMPO.CO, Jakarta - Sepeda listrik Easy Bike rakitan tim mahasiswa Unpad menghadapi sejumlah tantangan agar bisa dipakai di dalam kampus Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat.

    Tim Easy Bike sedang menyempurnakan rancangan sepeda listrik itu sebelum diluncurkan pada Februari 2021.

    Tantangan yang dihadapi tim Easy Bike antara lain kawasan kampus yang berkontur jalan naik-turun, seperti "Tanjakan Cinta" di antara kampus Fakultas Kedokteran dan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik.

    “Dulu awal kuliah nggak kuat nanjak, sepedanya dibawa sambil jalan,” kata Kenny, Ketua Proyek Easy Bike, kepada Tempo pada Selasa, 15 Desember 2020.

    Kampus Unpad di Jatinangor adalah bekas lahan perkebunan yang punya kontur berbukit. Dekat tiga fakultas setidaknya ada tanjakan yang harus ditaklukkan sepeda listrik Easy Bike. 

    Tanjakan Cinta mempunyao kemiringan yang menantang dan panjang. Hasil uji coba Kenny dengan sepeda gunung Easy Bike, tanjakan legendaris itu sukses dilibas sampai atas.

    Tim terus mengumpulkan data dari hasil pengujian tanjakan karena bobot Easy Bike pemakai berpengaruh. Sepeda listrik Easy Bike dipasangi motor jenis rear hub 350 watt di poros roda belakang dengan kecepatan maksimal 30-40 kilometer per jam.

    Pengguna Easy Bike di kampus tak luput dari penelitian, yakni sebagian mahasiswi Unpad mengenakan rok panjang ketika kuliah.

    Purwarupa Easy Bike menggunakan jenis sepeda gunung (MTB) dengan ban ukuran 26 inchi. Tim sedang mengkaji model sepedanya agar lebih ramah dan nyaman bagi semua pengguna.

    “Tujuannya membantu mobilisasi mahasiswa dan dosen di dalam kampus bukan buat berolahraga,” kata mahasiswa Teknik Elektro Unpad itu.

    Sebuah model baru yang akan dipakai, yaitu jenis City Bike. Ukuran bannya lebih kecil dari MTB namun lebih besar dari sepeda lipat yang berukuran 16 inchi.

    Menurut Kenny, pilihan sepeda lipat sempat masuk kalkulasi alternatif sebab bentuknya yang menarik dan sedang jadi trend. Namun walau ukuran ban yang kecil akan kesulitan menghadapi kondisi jalan di dalam kampus.

    Menjelang peluncuran sepeda listrik Easy Bike pada Februari 2021, Easy Bike baru akan diproduksi terbatas bersama instalasi pengisian ulang baterai di beberapa lokasi di dalam kampus.

    “Nanti vendor akan merakit sendiri sesuai desain dan kebutuhan Unpad,” ujarnya.

    Direktur Inovasi dan Korporasi Unpad Diana Sari mengatakan Easy Bike akan menarik minat warga Unpad khususnya kalangan mahasiswa, untuk menggunakan sepeda listrik di area kampus.

    “Sebelumnya teman-teman di Student Energy Unpad ada sepeda listrik tenaga surya," katanya di laman Unpad pada Jumat, 11 Desember 2020.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi dan Tantangan Jozeph Paul Zhang, Pria yang Mengaku Nabi Ke-26

    Seorang pria mengaku sebagai nabi ke-26 melalui media sosial. Selain mengaku sebagai nabi, dia juga melontarkan tantangan. Dialah Jozeph Paul Zhang.