Aki Mobil Soal karena Jarang Dipakai, Ini Tips Jumper yang Benar

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Aki Mobil. TEMPO/Wawan Priyanto

    Ilustrasi Aki Mobil. TEMPO/Wawan Priyanto

    TEMPO.CO, Jakarta Pandemi Covid-19 memaksa pengguna kendaraan beraktifitas di rumah sehingga aki mobil lemah atau bahkan soak karena jarang digunakan.

    Ketika aki mobil tidak mampu menghidupkan mesin mobil, salah satu solusinya adalah dengan melakukan jumper aki.

    Jumper adalah teknik mengalirkan listrik dari aki lain yang masih bagus ke aki mobil yang bermasalah.

    "Perawatan aki terbilang mudah namun sering luput dilakukan pengguna," kata Head of After Sales & CS Operation Group PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) Boediarto dalam siaran pers hari ini, Minggu, 20 Desember 2020.

    Menurut dia, untuk merawat aki mobil adalah memeriksa air aki dan menghidupkan mesin mobil minimal 5 menit setiap hari.

    Berikut kiat jumper aki yang benar versi tim Mitsubishi Indonesia:

    1. Gunakan kabel khusus
    Anda harus menggunakan kabel yang memang khusus untuk jumper aki sebab arus listrik pada saat menyalakan mobil sangat tinggi sehingga perlu kabel dengan kapasitas besar.

    Kabel jumper relatif mudah didapatkan dan banyak dijual di toko aksesoris mobil.

    2. Gunakan mobil berkapasitas aki sama atau lebih besar
    Jumper listrik harus dimulai dari aki mobil dengan kapasitas sama atau lebih besar dari mobil yang ingin dialiri listrik. Voltase harus sama, misal 12 volt.

    3. Posisi mobil berdekatan
    Letak atau posisi mobil berdekatan hingga kabel jumper bisa menjangkau masing-masing aki. Posisi mobil bisa berhadapan atau bersamping-sampingan.

    Pastikan kedua mobil dalam kondisi aman dengan rem parkir aktif. Jika mobil matik, posisikan tuas transmisi di ‘P’ sedangkan untuk transmisi manual pada posisi netral.

    4. Hubungkan kabel jumper
    Sebagai persiapan, pastikan semua kondisi mesin mobil dalam keadaan tidak menyala. Perhatikan dengan teliti posisi kutub terminal positif dan negatif dari kedua aki mobil.

    Biasanya, dua kutub terminal aki masing-masing ditandai dengan lambang positif (+) dan negatif (-). Tanda lain juga terdapat pada penutup warna merah di kutub positif.

    Jika kutub terminal baterai kotor, agar dibersihkan terlebih dahulu dengan kain bersih.

    Hubungkan penjepit kabel jumper berwarna merah ke kutub positif (+) pada aki normal (mobil A), lalu sambungkan penjepit kabel jumper warna merah lainnya pada kutub aki positif (+) yang bermasalah (mobil B).

    Pasang kabel jumper negatif ke kutub negatif (-) aki mobil A dan pasang sisi satunya ke kutub negatif (-) aki mobil B.

    Setelah itu nyalakan mesin mobil A.

    Dalam kondisi mesin mobil A menyala, coba nyalakan mesin mobil B. Setelah menyala, biarkan mesin menyala selama beberapa menit untuk mengisi tenaga pada aki yang soak.

    Untuk melepaskan kabel jumper pada saat mobil menyala harus hati-hati, dengan urutan lepas kabel negatif mobil B, kemudian lepas kabel negatif mobil A.

    Langkah berikutnya lepas kabel positif dengan urutan yang sama seperti kabel negatif tadi.

    Jika mesin mobil tetap tidak bisa menyala, coba diamkan selama beberapa saat agar proses pengisian tenaga menjadi lebih banyak.

    Langkah menjumper aki ini adalah bersifat darurat. Jika mesion mobil tetap tidak bisa menyala, segera hubungi dealer Mitsubishi terdekat. Namun, kalau kendaraan berhasil dihidupkan, harus segera dibawa ke bengkel terdekat untuk dilakukamn pengecekan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi dan Tantangan Jozeph Paul Zhang, Pria yang Mengaku Nabi Ke-26

    Seorang pria mengaku sebagai nabi ke-26 melalui media sosial. Selain mengaku sebagai nabi, dia juga melontarkan tantangan. Dialah Jozeph Paul Zhang.