VW Pasang Fitur Mewah "Head-up AR" di mobil Kompak

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang karyawan bekerja di jalur produksi mobil Volkswagen Tiguan di pabrik perakitan perusahaan di Puebla, Meksiko, 10 Juli 2019. Volkswagen Tiguan adalah sebuah SUV kompak buatan produsen otomotif Jerman Auto 5000, tetapi sekarang diproduksi oleh Volkswagen dengan basis Platform PQ35 dari Volkswagen Golf. REUTERS/Imelda Medina

    Seorang karyawan bekerja di jalur produksi mobil Volkswagen Tiguan di pabrik perakitan perusahaan di Puebla, Meksiko, 10 Juli 2019. Volkswagen Tiguan adalah sebuah SUV kompak buatan produsen otomotif Jerman Auto 5000, tetapi sekarang diproduksi oleh Volkswagen dengan basis Platform PQ35 dari Volkswagen Golf. REUTERS/Imelda Medina

    TEMPO.CO, JakartaBukan hanya untuk segmen kelas atas, pabrikan otomotif Jerman Volkswagen atau VW bakal menghadirkan fitur mewah barunya, head-up augmented reality (AR), ke mobil kompak mereka.

    VW mengklaim sebagai produsen pertama di dunia yang memperkenalkan teknologi ini di segmen kompak, dan karenanya terjangkau oleh banyak pelanggan. Head-up AR akan dihadirkan VW pada mobil listrik ID.3 dan ID.4.

    VW melanjutkan strateginya dalam menawarkan fitur-fitur mobil berteknologi tinggi dengan harga yang terjangkau.

    "Dan kami telah melakukan ini bukan pada kendaraan premium, tetapi pada model kompak ID serba listrik," kata Frank Welsch, anggota dewan manajemen VW untuk pengembangan, seperti dikutip hari ini, Senin, 21 Desember 2020.

    ADVERTISEMENT

    Tampilan head-up augmented reality memproyeksikan informasi penting ke kaca depan, dipisahkan menjadi dua bidang dan level.

    Jendela besar untuk tampilan dinamis terletak di bidang pandang pengemudi pada jarak virtual sekitar 10 meter dan memiliki ukuran diagonal sekitar 1,8 meter.

    Informasi dari sistem bantuan serta panah belok dan titik awal serta tujuan sistem navigasi ditampilkan di layar jarak jauh ini. Head-up VW akan menampilkan informasi mengenai kecepatan berkendara, rambu-rambu jalan, dan simbol bantuan dan navigasi sebagai tampilan statis.

    Tampilan informasi tampak mengapung sekitar tiga meter di depan pengemudi. Semua tampilan diposisikan secara sempurna sejajar dengan dunia nyata di luar kendaraan dan ditampilkan secara dinamis.

    Saat mobil Volkswagen mendekati persimpangan sesuai dengan rute navigasi, pengemudi melihat dua indikasi: pada langkah pertama, pemberitahuan terlebih dahulu di permukaan jalan, dan kemudian tiga panah yang terletak di persimpangan.

    Semakin dekat pengemudi ke persimpangan, semakin besar panahnya. Pada saat yang sama, teksturnya memudar untuk memastikan jalan dapat dilihat dengan jelas.

    Saat mengembangkan semua tampilan, VW mengikuti konsep dasar "less is more". Ini memastikan bahwa pengemudi tidak kewalahan dengan informasi yang mengganggu dalam keadaan apa pun.

    Fungsi Lane Assist juga divisualisasikan dalam jendela informasi jarak jauh: jika kendaraan bergerak mendekati garis batas di tepi jalan tanpa tanda, garis ini akan ditampilkan dengan warna oranye.

    Dua garis hijau muncul setelah mengaktifkan Travel Assist, yang membuat mobil tetap di tengah jalur. Saat mengikuti kendaraan lain, tampilan menandai kendaraan di depan dengan garis berwarna segera setelah Adaptive Cruise Control (ACC) atau Travel Assist diaktifkan.

    Ketika sistem bantuan dimatikan, pengemudi mobil Volkswagen melihat sinyal peringatan merah jika mereka mengemudi di dekat kendaraan di depan. Sistem ini oleh VW diletakkan di dalam panel dasbor.

    Berkas berkas sinar yang dihasilkan oleh layar LCD yang sangat terang ditransmisikan ke dua cermin datar, dan lensa khusus memisahkan bagian-bagian untuk tingkat tampilan jarak dekat dan jauh.

    Pengemudi mobil VW melihat simbol dengan definisi yang sama tajamnya dengan dunia nyata pada jarak yang tampak di bawah 10 meter. Gambar dibuat oleh alat pembuat AR yang terletak di salah satu dari dua komputer di model ID.



     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Potongan Janggal Hukuman Djoko Tjandra, Komisi Yudisial akan Ikut Turun Tangan

    Pengadilan Tinggi DKI Jakarta mengabulkan banding terdakwa Djoko Tjandra atas kasus suap status red notice. Sejumlah kontroversi mewarnai putusan itu.