Tips Berkendara saat Liburan, Ini yang Perlu Disiapkan

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pria berkostum Sinterklas konvoi dengan mengendarai motor dalam acara tahunan Santa Ride di Sofia, Bulgaria, 19 Desember 2020. REUTERS/Stoyan Nenov

    Sejumlah pria berkostum Sinterklas konvoi dengan mengendarai motor dalam acara tahunan Santa Ride di Sofia, Bulgaria, 19 Desember 2020. REUTERS/Stoyan Nenov

    TEMPO.CO, Jakarta - Liburan Natal dan Tahun Baru sudah semakin dekat. Momen ini tentu bisa dimanfaatkan untuk driving atau riding bersama keluarga.

    Ada beberapa hal yang perlu disiapkan melakukan perjalanan liburan tersebut. Defensive Training Trainer dari Real Driving Centre (RDC) Marcell Kurniawan memberikan beberapa tips agar aman berkendara selama liburan.

    “Untuk liburan, yang perlu dipersiapkan adalah pastikan kondisi mesin prima, lebih baik cek atau service berkala di beres,” ujar dia saat dihubungi hari ini, Senin, 21 Desember 2020.

    Marcell juga menyarankan pengendara memastikan kondisi kembangan ban dalam kondisi baik. Wajib cek tekanan angin ban sebelum berangkat liburan agar terhindar dari pecah ban.

    “Yang paling penting, pastikan jangan solo driver. Wajib hukumnya untuk memiliki driver cadangan."

    Sementara itu, dia melanjutkan tips, jika perjalanan liburan dengan konvoi usahakan posisi kendaraan zigzag.

    “Mobil depan lebih mepet di kanan dan mobil belakangnya lebih mepet ke kiri dan seterusnya di dalam satu lajur,” ucap Marcell.

    Menurut Marcel, tips yang lain adalah usahakan konvoi jangan terlalu panjang. Maksimal sepuluh mobil atau motor dengan leader di depan dan co-leader di urutan ke enam. Tujuannya agar tidak ada yang tertinggal.

    “Pastikan seluruh peserta konvoi mengetahui rencana perjalanan, seperti jalur yang akan ditempuh, tempat perhentian, dan siapa leadernya,” tutur Marcell.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.