Ini Stategi Toyota Hadapi Persaingan Penjualan Mobil di 2021

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja menyelesaikan pembuatan mobil di pabrik Karawang 1 PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, Jawa Barat, 26 Januari 2016. Pabrik ini memproduksi Kijang Innova serta Fortuner dengan kapasitas mencapai 130.000 unit pertahun atau setara  1,8 menit untuk memporduksi satu mobil. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    Pekerja menyelesaikan pembuatan mobil di pabrik Karawang 1 PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, Jawa Barat, 26 Januari 2016. Pabrik ini memproduksi Kijang Innova serta Fortuner dengan kapasitas mencapai 130.000 unit pertahun atau setara 1,8 menit untuk memporduksi satu mobil. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM) Anton Jimmi Suwandy menerangkan strategi penjualan mobil Toyota pada 2021.

    Strategi penjualan mobil Toyota itu berkaitan dengan pandemi Covid-19 yang kemungkinan berlanjut hingga tahun depan.

    “Pertama, tentu kami akan memperkuat sales activity, baik product-nya, selling activity including digital marketing, serta sales program,” ujar dia melalui pesan WhatsApp kepada Tempo pada Senin, 28 Desem,ber 2020.

    Menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), tahun ini Toyota menjadi produsen dengan penjualan terbanyak di Indonesia dengan total 142.569 unit untuk wholesales.

    Penjualan wholesales Toyota menguasai 30 persen pangsa pasar. Tapi angka ini turun 43 persen dibanding periode yang sama 2019 yang sebanyak 304.344 unit.

    Pada pasar ritel, TAM membukukan penjualan mobil Toyota 159.450 unit (31,3 persen market share). Angka ini turun 46,4 persen dibanding 2019 sebanyak 297.584 mobil.

    Penurunan penjualan mobil tersebut disebabkan pandemi  Covid-19 yang membuat penjualan mobil di Indonesia untuk semua merek babak belur. 

    Langkah kedua, Anton melanjutkan, Toyota akan memberikan customer service solution terbaik, mulai dari improvement di after sales dan trade-in.

    “Langkah ketiga, 2021 adalah tahun ke-50 Toyota di Indonesia. Kami akan memperkuat komitmen dan support Toyota untuk seluruh stakeholder di Indonesia."

    Capaian Toyota tahun ini, kata Anton, dibantu oleh penjualan mobil berbasis online. Toyota Astra Motor bahkan menggelar enam kali Virtual Expo dengan total 298.699 visitor.

    "Dari Virtual Expo itu tercatat 3.759 pemesanan (Surat Pemesanan Kendaraan/SPK)," ucap Anton.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Fakta Vaksin Nusantara

    Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menuai pro dan kontra.