Pengamat: MPV dan SUV Akan Jadi Model Favorit 2021

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pameran otomotif GIIAS, 25 Juli 2020. TEMPO/Wawan Priyanto

    Pameran otomotif GIIAS, 25 Juli 2020. TEMPO/Wawan Priyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Mobil jenis multi-purpose vehicle (MPV) dan sport utility vehicle (SUV) cukup diminati di sektor otomotif selama tahun 2020. Namun, bagaimana dengan tahun depan?

    Pengamat otomotif senior Bebin Juwana menjelaskan, jika melihat saat ini segmen SUV cukup diminati, dan bisa berlanjut ke tahun depan. “Sementara karena harganya relatif lebih mahal, pemakai MPV akan beralih ke crossover karena alasan ground clearance yang lebih tinggi,” ujar dia melalui pesan pendek, Selasa, 29 Desember 2020.

    Ground clearance merupakan ruang di antara dasar dari ban kendaraan dengan bagian bawah chassis (lantai mobil). Bagian ini biasanya diukur dengan aturan standar tertentu, bisa diukur ketika diberikan beban, ada juga tanpa beban.

    Selain itu, Bebin juga membahas model lain yang kemungkinan bisa menjadi favorit bagi masyarakat di Indonesia, yaitu sedan. Menurutnya, jika ada aturan baru yang mengubah tingginya pajak mobil sedan, maka mobil ini bisa bersaing dengan SUV dan MPV.

    “Karena di masa lalu sedan dikenakan pajak yang lebih tinggi. Aturan aneh dulu dianggap sedan barang mewah,” tutur Bebin.

    Sementara dihubungi terpisah, Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor Anton Jimmi Suwandy, memprediksi tahun depan segmen MPV dan SUV akan tetap diminati masyarakat Indonesia.

    “Melihat trend ya, dua segmen ini (SUV dan MPV) akan masih dominan di tahun depan,” ujar dia kemarin.

    Anton tidak menjelaskan detail bagaimana rencana tahun depan mengenai segmen MPV dan SUV. “Namun, segmen MPV masih menyumbang penjualan terbesar disusul SUV dan LCGC, di tahun ini,” kata Anton.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto