Jika Pajak Mobil Nol Persen Disetujui, Harga Toyota Alphard Susut Rp 800 Juta

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Toyota Alphard 2020. (Toyota)

    Toyota Alphard 2020. (Toyota)

    TEMPO.CO, JakartaGabungan Industri Kendaraa Bermotor Indonesia (Gaikindo) melalui Kementerian Perindustrian kembali mengajukan wacana pajak mobil nol persen untuk mobil baru.

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) diklaim telah menyetujui usulan relaksasi pajak penjualan mobil baru ini. Pernyataan ini diberikan oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, seperti dikutip Bisnis pada Selasa, 29 Desember 2020.

    Agus mengatakan Presiden secara prinsip menyetujui usulan tersebut dan tinggal menunggu persetujuan dari Kementerian Keuangan.


    Baca: Pajak Mobil Nol Persen: Harga Fortuner dan Pajero Sport Rp 400 Jutaan

    Relaksasi pajak penjualan barang mewah (PPnBM) betujuan untuk mengakselerasi penjualan mobil baru di masa pandemi Covid-19. Usulan ini pun sebelumnya sangat diinginkan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo).

    Alasannya, sepanjang Januari hingga November 2020 penjualan pabrik ke diler turun 49,8 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu menurut data Gaikindo. Penurunan sebesar 46 persen juga berlaku untuk penjualan ritel.

    Ketua I Gaikindo Jongkie D. Sugiarto memberikan perkiraan harga mobil tanpa pajak bisa turun sekitar 40 persen dari harga on the road saat ini.

    Jika pemerintah jadi memberlakukan pajak mobil nol persen ini, maka berikut perkiraan harga mobil tipe Low-Multi Purpose Vehicle (MVP) serta MVP:

    1. Nissan Livina

    Harga All New Livina varian tertinggi saat ini menurut situs Nissan adalah Rp272,1 juta. Harga tanpa pajak mobil baru varian teratas mobil ini bisa turun hingga kisaran Rp163,32 juta.

    2. Nissan Serena 

    Varian teratas All New Serena dijual dengan harga Rp488,5 juta saat ini berdasarkan website Nissan. Tanpa pajak mobil, varian teratas ini akan bisa dibawa pulang dengan perkiraan harga Rp293,1 juta.

    4. Honda Mobilio

    Harga mobil New Honda Mobilio RS CVT yang merupakan varian tertinggi untuk on the road wilayah DKI Jakarta Rp259 juta. Jika pajak 0 rupiah berlaku, mobil ini akan dijual dengan harga berkisar Rp155,4 juta.

    5. Toyota Alphard

    Harga mobil on the road untuk wilayah DKI Jakarta per 8 September 2020, New Alphard varian tertinggi Rp1,95 miliar. Tanpa pajak mobil baru mobil ini akan bisa dimiliki dengan harga Rp1,17 miliar. Harga ini menyusut hampir Rp 800 juta. 

    6. Toyota Voxy

    Harga on the road untuk wilayah DKI Jakarta All New Voxy tipe 2.0 A/T adalah Rp501,8 juta. Maka jika pajak O rupiah pembelian mobil diberlakukan, Anda bisa membeli mobil ini dengan perkiraan harga Rp301,08 juta.

    7. Toyota Sienta

    Harga mobil New Sienta untuk wilayah DKI Jakarta dengan varian tertinggi saat ini adalah Rp313,55 juta. Tanpa pajak mobil baru Anda akan bisa membawa pulang mobil ini dengan uang sebesar Rp188,13 juta.

    8. Daihatsu Xenia

    Saat ini Daihatsu menjual Grand New Xenia untuk on the road wilayah DKI Jakarta dengan varian tertinggi Rp238,15 juta. Kisaran harga tanpa pajak mobil baru menjadi Rp142,89 juta.

    9. Suzuki Ertiga

    Harga on the road All New Ertiga varian tertinggi saat ini berdasarkan laman Suzuki adalah Rp251 juta. Tanpa pajak mobil, varian teratas mobil ini bisa turun harga berkisar Rp150,6 juta.

    10. Wulling Confero

    Mobil Confero S dengan varian tertinggi untuk wilayah DKI Jakarta saat ini dibanderol dengan harga Rp197,5 juta. Tanpa pajak mobil baru harga mobil ini berkisar Rp118,5 juta.

    11. Renault Triber

    Harga mobil Triber varian tertinggi untuk wilayah DKI Jakarta saat ini berkisar Rp184,9 juta. Tanpa pajak mobil, varian mobil ini turun harga berkisar Rp110,94 juta.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.