Di Norwegia, Mobil Listrik Lebih Laris Dibanding Mobil Bensin

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja menyelesaikan pembuatan mobil listrik Volkswagen model ID.3 dan ID. 4 di Zwickau, Jerman, 18 September 2020. REUTERS/Matthias Rietschel

    Pekerja menyelesaikan pembuatan mobil listrik Volkswagen model ID.3 dan ID. 4 di Zwickau, Jerman, 18 September 2020. REUTERS/Matthias Rietschel

    TEMPO.CO, OsloPenjualan mobil listrik di Norwegia melampaui penjualan mobil berbahan bakar fosil (bensin, diesel, dan hybrid) sepanjang tahun lalu. Produsen mobil asal Jerman, Volkswagen, menjadi kontributor terbesar penjualan mobil listrik di Norwegia, menggeser Tesla yang selama ini dominan. 

    Kendaraan listrik baterai (BEV) menguasai 54,3 persen dari semua mobil baru yang dijual di negara Nordik pada tahun 2020. Angka ini naik dari 42,4 persen pada 2019 dan dari hanya 1 persen  dari pasar keseluruhan dalam satu dekade lalu, Federasi Jalan Norwegia (OFV) seperti dilansir Reuters, 5 Januari 2020.

    Norwegia berambisi menjadi negara pertama yang mengakhiri penjualan mobil berbahan bakar fosil pada tahun 2025. Negara ini membebaskan kendaraan listrik sepenuhnya dari pajak. 

    Kebijakan tersebut telah mengubah pasar mobil di negara ini dan menjadi laboratorium bagi produsen mobil yang mencari jalan menuju masa depan. 

    Sementara penjualan mobil listrik murni telah menembus angka 50 persen dalam beberapa bulan, tahun 2020 adalah pertama kalinya mobil listrik melebihi volume gabungan model yang berisi mesin pembakaran internal selama setahun secara keseluruhan.

    “Kami pasti berada di jalur yang tepat untuk mencapai target 2025,” Chief Executive OFV Oeyvind Thorsen mengatakan pada konferensi pers.

    Penjualan BEV meningkat pada bulan-bulan terakhir tahun 2020, mencapai level tertinggi untuk setiap bulan di bulan Desember, dengan pangsa pasar mobil sebesar 66,7 persen.

    Merek Audi, Grup Volkswagen, menduduki puncak papan peringkat 2020 dengan SUV listrik e-Tron dan kendaraan sportback sebagai mobil penumpang baru yang paling banyak terjual di Norwegia. Sementara Tesla Model 3 yang menjadi model terlaris 2019, kini berada di peringkat kedua. 

    Analis industri dan distributor memperkirakan penjualan kendaraan listrik akan terus melonjak pada tahun 2021. Hal ini didorong oleh semakin banyaknya model mobil listrik baru ke Norwegia. 

    "Perkiraan awal kami adalah mobil listrik akan melampaui 65 persen pasar pada tahun 2021," kata Christina Bu dari Asosiasi Mobil Listrik Norwegia. "Jika kita berhasil melakukannya, tujuan menjual hanya mobil tanpa emisi pada tahun 2025 akan tercapai."

    Tesla Model Y ditargetkan masuk pasar Norwegia tahun ini, diikuti sejumlah model baru dari Ford, BMW, dan Volkswagen. 

    Sebaliknya, mobil dengan mesin diesel saja telah jatuh dari puncak 75,7 persen dari keseluruhan pasar Norwegia pada tahun 2011 menjadi hanya 8,6 persen tahun lalu.

    Penjualan mobil baru di Norwegia tahun lalu sebanyak 141.412 unit. 76.789 unit di antaranya merupkana mobil listrik murni.

    Sementara pangsa pasar mobil listrik akan terus meningkat, ada ketidakpastian mengenai berapa banyak produsen mobil yang akan dialokasikan ke Norwegia karena permintaan Eropa meningkat, kata Harald Frigstad, kepala eksekutif importir mobil Norwegia Bertel O. Steen.

    Penjual Mercedes-Benz Daimler serta merek Kia, Peugeot, Opel, Citroen, DS dan Smart, memperkirakan sekitar 70 persen dari penjualannya akan menggunakan model listrik sepenuhnya pada tahun 2021.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Macam Batal Puasa

    Ada beberapa macam bentuk batalnya puasa di bulan Ramadan sekaligus konsekuensi yang harus dijalankan pelakunya.