Mengintip Isi Garasi Calon Kapolri, Komjen Gatot Punya Suzuki Jimny

Reporter

Suzuki Jimny, 6 Agustus 2020. TEMPO/Wawan Priyanto

TEMPO.CO, JakartaLima nama meramaikan bursa calon Kepala Polri atau Kapolri dari Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas). Mereka adalah Komisaris Jenderal Gatot Eddy Pramono, Komisaris Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Komisaris Jenderal Boy Rafli Amar, Komisaris Jenderal Arief Sulistyanto, dan Komisaris Jenderal Agus Andrianto. 

Menariknya, Komjen Gatot merupakan penggemar kendaraan SUV mungil Suzuki Jimny yang banyak diburu konsumen Indonesia.

Hal ini diketahui dari daftar kendaraan bermotor yang dimiliki berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan pada 2 November 2020.

Gatot membeli Jimny tersebut tahun 2019. Model ini saat ini pertama kali diluncurkan pada 2019 dijual dengan harga termurah Rp 315,5 juta dan tertinggi Rp 330 juta. Jimny merupakan mobil dengan masa pemesanan terlama saat ini.

Dalam berbagai kesempatan, PT Suzuki Indomobil Sales, APM Suzuki di Indonesia, menyampaikan pemesanan Jimny di sejumlah dealer sudah mencapai 10 tahun. Kini, per Januari 2021, harga untuk tipe tertinggi tembus Rp 411 juta. 
 Itu adalah kendaraan terbaru Gatot yang dilaporkan. 

Berikut ini daftar lengkap kendaraan milik Gatot seperti tertuang dalam LHKPN:

1. Suzuki Jimny tahun 2019, hasil sendiri, Rp 315 juta. 
2. Mini Cooper tahun 2011, hasil sendiri Rp 350 juta. 
3. Toyota Land Cruiser tahun 2013, hasil sendiri, Rp 903 juta. 
4. Toyota Land Cruiser tahun 2004, hasil sendiri, Rp 400 juta. 

Berikutnya adalah Komjen Listyo Sigit Prabowo. Dalam LHKPN yang dilaporkan pada 11 Desember 2020, Sigit hanya mendaftarkan 1 unit mobil sebagai Alat Transportasi dan Mesin yakni Toyota Fortuner tahun 2018 yang dibelinya dengan uang sendiri. Mobil ini memiliki nilai Rp 320 juta.

Selanjutnya adalah garasi milik Komjen Boy Rafli Amar. Dalam LHKPN yang dilaporkan pada 16 Oktober 2020, ia mendaftarkan sebanyak tiga unit mobil sebagai Alat Transportasi dan Mesin. Ketiganya adalah:

1. Toyota Fortuner tahun 2011, hasil sendiri, Rp 150 juta. 
2. Toyota Kijang Innova tahun 2019, hasil sendiri, Rp 67,942 juta. 
3. Mitsubishi Pajero Sport tahun 2019, hasil sendiri, Rp 375 juta. 

Komjen Arief Sulistyanto mendaftarkan 4 unit mobil dalam daftar Alat Transportasi dan Mesin di LHKPN tertanggal 9 Maret 2020. Keempat mobil itu adalah:

1. Toyota Kijang Innova tahun 2011, hasil sendiri, Rp 180 juta. 
2. Toyota Alphard tahun 2009, hasil sendiri, Rp 800 juta. 
3. Toyota Avanza tahun 2009, hasil sendiri, Rp 80 juta. 
4. Honda HR-V tahun 2016, hasil sendiri, Rp 210 juta. 

Terakhir adalah Komjen Agus Andrianto. Berdasarkan LHKPN terakhir yang dilaporkan pada 15 Desember 2017, Agus mendaftarkan tga unit mobil dalam Alat Transportasi dan Mesin. Ketiganya adalah:

1. Toyota Vios tahun 2003, hasil sendiri, Rp 110 juta. 
2. Nissan Grand Livina tahun 2012, hasil sendiri, Rp 110 juta. 
3. Mitsubishi Pajero Sport tahun 2011, hasil sendiri, Rp 250 juta. 






Kapolri Janji Pantau Kasus Tabrak Lari Mahasiswi di Cianjur

2 hari lalu

Kapolri Janji Pantau Kasus Tabrak Lari Mahasiswi di Cianjur

Kepala Kepolisian Republik Indonesia atau Kapolri Listyo Sigit Prabowo diminta turun tangan mengusut kematian Selvi.


Jokowi Puji Kapolri di Kasus Ibu Beri Kopi Susu Saset ke Bayi

3 hari lalu

Jokowi Puji Kapolri di Kasus Ibu Beri Kopi Susu Saset ke Bayi

Jokowi memuji kecepatan Kapolri dalam menanggapi kasus pemberian kopi susu saset ke bayi 7 bulan di Gowa. Ia pun menyingung peran Posyandu.


Jokowi Akui Besarnya Kontribusi NU untuk Indonesia

6 hari lalu

Jokowi Akui Besarnya Kontribusi NU untuk Indonesia

Jokowi juga memberikan apresiasi besarnya pada penyelenggaraan Porseni (Pekan Olahraga dan Seni) NU.


Cegah Jual Beli Program Restorative Justice, Polri Buka Aduan Online

10 hari lalu

Cegah Jual Beli Program Restorative Justice, Polri Buka Aduan Online

Polri mengatakan memiliki sistem pengawasan untuk mencegah praktik jual beli penyelesaian perkara melalui Program Restorative Justice.


Bentrokan Maut Karyawan PT GNI: Begini Kata Kapolri, Menaker, Walhi hingga Partai Buruh

10 hari lalu

Bentrokan Maut Karyawan PT GNI: Begini Kata Kapolri, Menaker, Walhi hingga Partai Buruh

Bentrokan karyawan PT GNI menuai sejumlah respons dari Kapolri hingga Partai Buruh. Walhi Sulteng desak perusahaan tambang tersebut ditutup.


Hibah Mobil Mewah Satpol PP DKI untuk Kodam Jaya, Ini Daftarnya

11 hari lalu

Hibah Mobil Mewah Satpol PP DKI untuk Kodam Jaya, Ini Daftarnya

Menurut Satpol PP DKI pengkajian hibah mobil mewah sepuluh unit untuk pejabat Kodam Jaya tersebut telah melalui proses yang panjang.


7 Fakta Kasus Bentrok PT GNI di Morowali Utara Antara Buruh Lokal dan TKA, Siapa Duluan?

11 hari lalu

7 Fakta Kasus Bentrok PT GNI di Morowali Utara Antara Buruh Lokal dan TKA, Siapa Duluan?

Polisi menyebut, bentrok antara TKA dan TKI PT GNI Morowali Utara, ini diduga usai berulang kali serikat pekerja yang mogok kerja menggelar sweeping


Satpol PP DKI Beri Dana Hibah Rp 11 Miliar ke Kodam buat Beli Land Cruiser, Prado, Fortuner dan Innova

11 hari lalu

Satpol PP DKI Beri Dana Hibah Rp 11 Miliar ke Kodam buat Beli Land Cruiser, Prado, Fortuner dan Innova

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta mengalokasikan dana hibah Rp 11 miliar untuk Kodam Jaya buat pengadaan kendaraan dinas.


Satpol PP Beri Dana Hibah Rp11 Miliar untuk Kendaraan Mewah Pejabat Kodam Jaya

11 hari lalu

Satpol PP Beri Dana Hibah Rp11 Miliar untuk Kendaraan Mewah Pejabat Kodam Jaya

Dana hibah dari Satpol PP DKI digunakan Kodam Jaya untuk membeli mobil dinas merek Innova, Fortuner, hingga Land Cruiser


Kapolri Sebut 548 Personel Gabungan dan 2 SSK Brimob Diturunkan Usai Bentrokan di PT GNI

11 hari lalu

Kapolri Sebut 548 Personel Gabungan dan 2 SSK Brimob Diturunkan Usai Bentrokan di PT GNI

Kapolri menurunkan 548 personel gabungan TNI Polri dan dua SSK Brimob Pusat untuk pengamanan usai terjadinya bentrok di PT GNI