Tren Penjualan Mobil Bekas 2021, Mobil88: MPV Masih Favorit, Tapi

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kendaraan low mpv bermerek Wuling, yang segea masuk pasar Indonesia. (Foto: Tempo/Budi Setyarso)

    Kendaraan low mpv bermerek Wuling, yang segea masuk pasar Indonesia. (Foto: Tempo/Budi Setyarso)

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Direktur Mobil88 Halomoan Fischer menjelaskan tren penjualan mobil bekas pada 2021.

    Menurut dia, penjualan mobil bekas tahun ini tetap akan didominasi dengan model MPV. Pasar mobil bekas mengacu pada market mobil baru 4-5 tahun lalu.

    Meski begitu untuk 2021 disuga terjadi pergeseran.

    "Ada pergerseran yang mengarah ke mobil kecil,” ujar dia dalam acara virtual pada Jumat, 15 Januari 2021.

    Fischer juga melihat bagaimana pasar mobil bekas pada 2020 didominasi model MPV. Model ini cukup diminati karena kapasitasnya yang besar dan cocok baik untuk penumpang maupun barang.

    Baca jugaStop PSBB Transisi, Pedagang Mobil Bekas: Kami Nangis Bombay

    Sementara itu, pergeseran MPV ke mobil kecil dilihat didorong kondisi pandemi Covid-19 yang membuat orang lebih nyaman berkendara sendirian. Namun, secara keseluruhan, Fischer masih optimistis tahun ini bisa membuat pasar mobil bekas lebih baik dari tahun sebelumnya.

    Petinggi Mobil88 ini berharap, dengan adanya vaksin Covid-19 pandemi bisa berlalu sehingga perekonomian akan kembali normal.

    “Prediksi kami optimis. Paling enggak, tahun ini (penjualan mobil bekas) naik dibandingkan tahun lalu.

    Head of Customer Satisfaction & Value Chain Division PT Astra Daihatsu Motor Elvina Afny pun menjelaskan bahwa kebutuhan moda transportasi digantikan kendaraan pribadi akibat pandemi Covid-19.

    “Dan Daihatsu tetap menjadi pilihan masyarakat di pasar mobil bekas,” katanya dalam acara yang sama.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.