Sepi Peminat, BMW Hentikan Layanan Berlangganan Mobil di AS

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang karyawan memegang logo BMW untuk dipasang pada skuter BMW C Evolution di pabrik sepeda motor BMW di Berlin, Jerman, 23 Februari 2015. REUTERS/Fabrizio Bensch

    Seorang karyawan memegang logo BMW untuk dipasang pada skuter BMW C Evolution di pabrik sepeda motor BMW di Berlin, Jerman, 23 Februari 2015. REUTERS/Fabrizio Bensch

    TEMPO.CO, JakartaProdusen mobil asal Jerman, BMW, dilaporkan menghentikan layanan berlangganan mobil atau subscription di Amerika Serikat. Ini adalah layanan yang menawarkan kemudahan bagi konsumen untuk dapat mengendarai mobil BMW dengan cara berlanggangan tanpa ikatan untuk membeli atau memilikinya. 

    Konsumen juga bebas menukar mobil BMW yang diinginkan sesuai dengan kebutuhan, misalnya, menggunakan mobil keluarga di hari kerja dan menukarnya dengan mobil sport di akhir pekan. 

    Sayangnya, langganan mobil belum sepopuler yang diharapkan produsen mobil. Tahun lalu, Mercedes-Benz menghentikan layanan berlangganan Collection karena rendahnya permintaan. Ford juga menjual layanan berlangganan Canvas-nya ke Fair. Menurut The Verge, BMW adalah produsen mobil terbaru yang mundur dari model langganan mobil.

    BMW meluncurkan layanan langganan "Access By BMW" sebagai proyek percontohan di Nashville untuk mengukur minat, tetapi pelanggan diberitahu bahwa layanan tersebut akan berakhir pada akhir bulan ini. 


    Baca juga: Kinto One Layanan Berlangganan Mobil, Begini Cara Mendaftarnya

    "Sayangnya program berlangganan Access by BMW berakhir pada 31 Januari dan kami tidak lagi menerima anggota baru," kata juru bicara BMW dalam sebuah pernyataan seperti dilansir dari carbuzz.com, Sabtu, 16 Januari 2021.

    Sementara layanan berlangganan BMW berakhir, produsen mobil itu masih mempertimbangkan untuk meluncurkan program alternatif di masa depan.

    "Kami sedang dalam proses mengembangkan iterasi Access berikutnya oleh BMW dan akan berbagi lebih banyak informasi dengan Anda saat tersedia," kata juru bicara itu, menambahkan bahwa "program telah mencapai batas kapasitasnya" ketika ditanya tentang penjualan layanan berlangganan. 

    Dengan US$ 1.399 sebulan (setara Rp 19,8 juta, kurs saat ini US$ 1 = Rp 14.152), pelanggan dapat mengakses BMW M2 Coupe, 4 Series Coupe atau Convertible, 5 Series Sedan dan X5. 

    Baca: TAF Tawarkan Program Kinto Sewa Mobil Toyota Gres Mulai Rp 4 Jutaan

    BMW juga menawarkan tingkat yang lebih tinggi seharga US$ 2.699 sebulan (Rp 38,2 juta), memungkinkan akses ke mobil yang berfokus pada kinerja termasuk M4 Convertible, M5 Sedan, M6 Convertible, X5 M dan X6 M.

    Awalnya, langganan ini lebih mahal hingga US$ 1.000, tetapi persaingan dari Mercedes memaksa BMW untuk membuat layanan lebih terjangkau.

    BMW juga memperkenalkan level entry-level seharga US$ 1.099 sebulan (Rp 15,5 juta) yang mencakup plug-in hybrid 330i, plug-in hybrid 330e iPerformance, X3, X2, M240i convertible dan BMW i3. 

    Sebagai bagian dari langganan, semua biaya asuransi dan pemeliharaan ditanggung, sementara setiap model dibatasi hingga 2.000 mil sebulan (3.218 kilometer). 

    Di Indonesia, layanan serupa juga disediakan PT Toyota Astra Motor melalui layanan KINTO One. Layanan ini debut pada tahun lalu dan berfokus di Jakarta. Layanan sebelumnya sudah dioperasikan di Jepang dan Thailand. 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.