Nissan Rogue 2021 Menggunakan Bahan Aluminium Daur Ulang

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nissan Rogue 2021. (Nissan)

    Nissan Rogue 2021. (Nissan)

    TEMPO.CO, YokohamaNissan Rogue 2021 menjadi model global pertama perusahaan asal Jepang itu yang dibuat menggunakan sistem daur ulang "closed loop" untuk suku cadang aluminium.

    Menurut Nissan dalam keterangan resminya, 22 Januari 2021, sistem tersebut membantu mengurangi emisi CO2 dibandingkan dengan menggunakan suku cadang yang dibuat dengan paduan primer dari bahan mentah. Ini juga mempromosikan penggunaan bahan yang tidak bergantung pada sumber daya baru, serta mengurangi limbah dari pabrik.

    Kap dan pintu Rogue 2021 menggunakan bahan paduan aluminium, bahan yang mengurangi bobot kendaraan dan membantu meningkatkan efisiensi bahan bakar serta membuat performanya lebih tenaga. Model ini dibuat di Kyushu (Jepang) dan Smyrna (Tennessee, Amerika Serikat).

    Untuk mendukung proses tersebut, Nissan telah bekerja sama dengan Kobe Steel, Ltd. dan UACJ Corp. di Jepang, serta dengan Arconic Corp. dan Novelis Inc. di AS.

    Baca juga: Nissan X-Trail 7 Kursi Akan Tampil Modern dan Gagah

    Inti dari sistem daur ulang closed loop adalah memanfaatkan bahan bekas berbahan aluminium yang ternyata dapat dimanfaatkan kembali. Sisa bahan dari kap mesin dan pintu yang telah dicetak (stamp) diolah kembali dan diekstraksi, sehingga nilai aluminium tetap terpisah.

    Pemisahan tersebut memastikan bahwa Nissan dapat mengembalikan barang bekas berkualitas tinggi kepada pemasok. Pemasok mengubah potongan aluminium yang dipisahkan dan diproses ulang menjadi lembaran paduan aluminium dan mengirimkannya kembali ke Nissan untuk digunakan dalam produksi.

    Menurut Asosiasi Aluminium yang berbasis di AS, daur ulang aluminium bekas menghemat lebih dari 90 persen energi yang dibutuhkan untuk menghasilkan jumlah yang sebanding dari bahan mentah. Organisasi tersebut memperkirakan bahwa hampir 75 persen dari semua aluminium yang dibuat masih digunakan.

    Program Hijau Nissan 2022
    Di bawah Program Hijau Nissan 2022, Nissan menargetkan untuk mengganti 30 persen bahan mentah pada mobil yang dibuat pada tahun 2022 dengan bahan yang tidak bergantung pada sumber daya baru.

    Baca: Interior Nissan X-Trail 2021 Bergaya Premium, Layar Hiburan Besar

    Untuk mencapai hal tersebut, perusahaan akan menggunakan material daur ulang dan mengembangkan biomaterial, melakukan aktivitas daur ulang baik di supplier maupun in-house, serta berupaya mengurangi berat badan mobil.

    Nissan akan terus mempromosikan penggunaan sumber daya yang efisien dan berkelanjutan, termasuk penggunaan sumber daya terbarukan dan bahan daur ulang. 

    Nissan Rouge merupakan SUV medium yang di sejumlah negara dikenal dengan nama Nissan X-Trail



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Siapakah Shang-Chi, Pahlawan Terbaru Marvel?

    Marvel Studios merilis trailer baru untuk film Shang-Chi and The Ten Rings yang akan tayang pada September 2021.