Perusahaan Asuransi Mobil Terdampak Pandemi Covid-19

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pameran otomotif GIIAS, 25 Juli 2019. TEMPO/Wawan Priyanto

    Pameran otomotif GIIAS, 25 Juli 2019. TEMPO/Wawan Priyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Geliat salah satu produk unggulan dari Asuransi Astra Buana, Garda Oto, di tengah pandemi Covid-19 terkena dampaknya. Hal itu disampaikan oleh SVP Communication, Event & Service Management Asuransi Astra Laurentius Iwan Pranoto.

    “Asuransi adalah industri pendukung, di saat industri yang didukung sedang menghadapi tantangan, maka asuransi juga akan terimbas,” kata Iwan saat dihubungi, Senin, 25 Januari 2021.

    Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil secara ritel (pengiriman dari dealer ke konsumen) tahun lalu hanya sebesar 578.327 unit. Angka ini turun 44,7 persen dibanding 2019 yang mencapai 1.045.717 unit.

    Baca juga: Mobil Terendam Banjir, Bagaimana Asuransinya?

    Sedangkan wholesales (pengiriman dari pabrik ke dealer) mencapai angka 532.027 unit. Angka ini lebih rendah 48,35 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebanyak 1.030.126 unit. 

    “Setahu saya, berbicara penjualan mobil baru atau bekas itu turun hampir 50 persen. Dan penurunan itu dampaknya juga ke perusahaan asuransi kendaraan bermotor. Pasti ada efeknya,” ujar dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.