Sokonindo Pastikan Hadir di Sidang Perdana Kasus DFSK Tak Kuat Nanjak

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • DFSK Glory 580 di GIIAS Makassar Auto Show 2018. 21 Agustus 2018. TEMPO/Wawan Priyanto

    DFSK Glory 580 di GIIAS Makassar Auto Show 2018. 21 Agustus 2018. TEMPO/Wawan Priyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Kasus DFSK Glory 580 tak kuat nanjak akan memasuki babak baru. Hari ini, kasus tersebut dijadwalkan menjalani sidang perdana. PT Sokonindo Automobile, Agen Pemegang Merek DFSK di Indonesia, mengkonfirmasi akan hadir dalam sidang tersebut.

    “Di persidangan hari ini akan hadir perwakilan DFSK bersama kuasa hukum,” ujar PR & Media Manager PT Sokonindo Automobile Achmad Rofiqi saat dihubungi Tempo, Rabu, 27 Januari 2021. 

    Kasus ini bermula dari tujuh konsumen DFSK Glory 580 Turbo CVT 2018 menggugat PT Sokonindo Automobile dan enam pihak lainnya yaitu dealer serta bengkel resmi DFSK. Gugatan terdaftar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 3 Desember 2020.

    DFSK digugat bertanggung jawab untuk mengganti rugi material sebesar Rp1,959 miliar dan ganti rugi immateriil sebesar Rp 1 miliar kepada tiap konsumen. Alhasil, total kerugian immateriil menjadi Rp7 miliar karena konsumen mengalami perasaan khawatir dan takut.

    Baca juga: Kata Sokonindo Soal DFSK Glory 580 Digugat karena Tak Kuat Nanjak

    Rofiqi menjelaskan, pihaknya akan menghormati proses hukum yang berlaku, dan akan mengikuti proses persidangan. “Kami akan mengikuti persidangan ini, mengingat DFSK berada di Indonesia dan wajib tunduk terhadap hukum yang berlaku,” katanya menambahkan.

    Sementara kuasa hukum dari pihak konsumen, David Tobing, menerangkan dirinya melihat banyak pemilik Glory 580 yang mengadu dengan keluhan yang sama.

    “Keluhannya kendala di tanjakan, saya yakin ada masalah serius dan masif pada produksi mobil Glory 580 tersebut,” kata David, Senin, 25 Januari 2021.

    Dia menambahkan PT Sokonindo Automobile, selaku pemegang merek DFSK di Indonesia dan dealer yang menjadi pihak tergugat, diharapkan datang dalam sidang pertama untuk menunjukkan itikad baik dalam menyelesaikan persoalan itu. 

    “Sebaiknya Sokonindo mengakui ada masalah cacat produksi pada Glory 580 1.5 CVT Turbo merek DFSK dan melakukan langkah-langkah konkret demi menjamin keamanan dan keselamatan pemilik kendaraan,” ujar dia. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.