Darurat Semikonduktor Industri Mobil, Taiwan Bahas Rantai Pasokan dengan AS

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi microchip semikonduktor. [REUTERS/Kim Kyung-Hoon]

    Ilustrasi microchip semikonduktor. [REUTERS/Kim Kyung-Hoon]

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Ekonomi Taiwan Wang Mei-hua merencanakan pertemuan virtual dengan Amerika Serikat pekan ini untuk membahas antara lain pasokan chip semikonduktor yang vital bagi industri mobil.

    Kementerian Ekonomi pada Jumat pekan lalu juga mengumumkan bahwa perusahaan semikonduktor Taiwan pun dijadwalkan hadir.

    Pertemuan Taiwan-AS ini menyusul kekurangan chip semikonduktor secara global yang antara lain dipicu kebijakan Presiden AS sebelumnya, Donald Trump.

    Departemen Luar Negeri AS mengatakan Wakil Asisten Sekretaris Kebijakan Perdagangan dan Negosiasi Matt Murray yang akan ambil bagian dalam pertemuan tersebut. Pertemuan ini bakal menjadi paling awal setelah Presiden Joe Biden dilantik pada 20 Januari 2021.

    Baca jugaTrump Embargo Semikonduktor dari Cina Bikin Industri Mobil Puyeng

    Kementerian Ekonomi Taiwan mengatakan Wang akan mengadakan pertemuan dengan AS pada Jumat pekan ini.

    "Untuk bekerja dengan pelaku industri untuk mempromosikan kerjasama yang lebih erat Taiwan-AS dalam rantai industri," kata Kementerian Ekonomi Taiwan seperti dikutip Reuters pada Sabtu lalu, 30 Januari 2021.

    Pabrik mobil di seluruh dunia menutup jalur perakitan karena kekurangan chip, yang dalam beberapa kasus diperburuk oleh tindakan Trump terhadap pabrik chip semikonduktor Cina.

    Kekurangan ini mempengaruhi produksi mobil pabrikan Volkswagen AG, Ford Motor Co, Subaru Corp, Toyota Motor Corp, Nissan Motor Co Ltd, Fiat Chrysler, dan pembuat mobil lainnya.

    Taiwan memiliki perusahaan teknologi seperti Taiwan Semiconductor Manufacturing Co Ltd (TSMC), penerima kontrak terbesar dunia "limpahan" Cina, menjadi pusat penanganan kekurangan semikonduktor dunia.

    Menteri Ekonomi Jerman bahkan menulis kepada Menteri Wang untuk meminta bantuan mengatasi kekurangan semikonduktor produsen mobil Jerman. Pihak Jerman akan bertemu dengan eksekutif perusahaan chip, termasuk dari TSMC, untuk mendorong peningkatan produksi.

    Seorang juru bicara Departemen Luar Negeri AS mengatakan tahun lalu telah menunjukkan bahwa, "Rantai pasokan yang kuat dan beragam sangat penting untuk keamanan dan kemakmuran AS."

    "Taiwan adalah negara demokrasi terkemuka dan mitra ekonomi dan keamanan yang kritis," kata juru bicara itu.

    Taiwan mengatakan pertemuan dengan AS pada akhir pekan ini juga akan menyertakan perwakilan industri kedua negara, tidak terbatas pada pemgusaha semikonduktor. TSMC menolak berkomentar soal pertemuan dengan AS.

    REUTERS 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.