Nissan Note e-POWER Jadi Primadona Baru, Sebulan Dipesan 20 Ribu Unit

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • All New Nissan Note e-POWER, 24 November 2020. (Nissan)

    All New Nissan Note e-POWER, 24 November 2020. (Nissan)

    TEMPO.CO, JakartaSejak dirilis di Jepang pada akhir Desember 2020, pemesanan mobil ramah lingkungan Nissan Note e-POWER terbaru telah melampaui 20.000 unit atau lebih dua kali lipat dari target penjualan per bulan sebanyak 8.000 unit.

    "Dilengkapi powertrain elektrifikasi e-POWER dari Nissan, Note yang sepenuhnya diperbarui itu mulai dijual 23 Desember dengan target penjualan 8.000 kendaraan per bulan. Hingga hari ini, Nissan menerima pesanan sebanyak 20.044," tulis Nissan Global dalam siaran pers, Senin, 1 Februari 2021.

    Nissan Note e-POWER hadir dengan platform baru sistem e-POWER generasi kedua yang disempurnakan, serta menawarkan akselerasi - deselerasi yang mulus, stabil dan ruang kabin yang senyap.


    Baca juga: Nissan Note e-Power Terbaru Rilis di Jepang, Harga Rp 270 Jutaan

    Pada akhir tahun fiskal 2023, Nissan berharap dapat mengirimkan lebih dari 1 juta kendaraan listrik, termasuk model mobil listrik dan e-POWER, kepada pelanggan di seluruh dunia setiap tahun.

    Varian terlaris dari Nissan Note e-POWER adalah tipe tertinggi atau tipe X yang menguasai 80 persen dari total pesanan. Selain itu, sekitar 40 persen pelanggan memilih mobil berfitur ProPILOT dengan sistem dukungan pengemudi Navi-link.

    Lebih dari setengah jumlah konsumen juga memesan alat navigasi NissanConnect, Intelligent Around View Monitor, dan sistem Adaptive LED Headlight, yang semakin menggarisbawahi permintaan yang tinggi pada teknologi Nissan Intelligent Mobility.

    Di Indonesia, sistem penggerak e-POWER sudah dipasarkan melalui Nissan Kicks e-POWER. Model ini menawarkan sensasi mengemudi 100 persen mobil listrik meski masih menggunakan mesin bensin. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Macam Batal Puasa

    Ada beberapa macam bentuk batalnya puasa di bulan Ramadan sekaligus konsekuensi yang harus dijalankan pelakunya.