Mobil Listrik Tesla Model 3 Cacat Produksi, Elon Musk Jelaskan Detilnya

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tesla Model 3 facelift, 4 Januari 2021. (Prestige Motorcars)

    Tesla Model 3 facelift, 4 Januari 2021. (Prestige Motorcars)

    TEMPO.CO, Jakarta- Bos Tesla Elon Musk buka rahasia tentang produk perusahaannya, Tesla Model 3. Dia menceritakan sejumlah cacat produksi mobil listrik itu.

    Musk mengungkapkannya dalam wawancara dengan insinyur otomotif Sandy Munro yang diunggah di akun YouTube Munro Live. Dalam video beruradi 49 menit ini, Munro menceritakan kesulitannya ketika membongkar Tesla Model 3 buatan 2018.

    Kemudian masalah berlanjut ke mobil listrik Tesla Model 3 2021, yang Munro memiliki masalah pada celah panel bodi mobil.

    “Tim kami telah mencoba menyempurnakan produksi dan mengakui untuk pertama kalinya bahwa ada masalah waktu dalam pengerjaan cat Model 3 saat itu,” ujar Elon Musk dalam wawancara yang diunggah Selasa lalu, 2 Februari 2021.

    Baca jugaDeddy Corbuzier Jadi Konsumen Pertama Tesla Model 3 

    Tesla Model 3 populer dan diminati di tiga benua. Seiring berjalannya waktu, beragam masalah timbul pada mobil listrik buatan Amerika Serikat itu.

    Pada 2019, mobil listrik Tesla Model 3 mendapatkan banyak keluhan dari konsumen. Mulai masalah rem, panel bodi, cat, fitur, infotainment, kelistrikan, dan retakan jendela belakang.

    Setidaknya laporan muncul dari 500 konsumen yang kecewa.

    “Jadi Model 3 ini lahir dari ‘production hell’. Tapi, sekarang tampaknya masalah itu sudah hilang,” ucap Musk.

    Percakapan Munro dengan Musk belanjut pada pengecoran pada sasis mobil Tesla. Munro kecewa melihat Model 3 tidak memiliki pengecoran bagian belakang satu bagian.

    Elon Musk lantas mengakui ada masalah produksi. “Tepatnya masalah pada mesin pengecoran."

    Musk, yang juga bos perusahaan penerbangan luar angkasa swasta SpaceX, menyatakan tidak mungkin tubuh Tesla Model 3 sempurna dengan begitu banyak bagian.

    Meski begitu Munro memuji kursi mobil listrik Tesla Model 3 yang disebutnya paling nyaman yang pernah dia gunakan. Bekas insinyur di Ford Motor Company itu juga terkesan dengan fitur autopilot.

    “Tapi, autopilot perlu dikembangkan lagi agar berfungsi lebih baik di berbagai jalanan,” ujar Munro mengomentari fitur autopilot atau swakemudi Tesla Model 3.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.