CATL Gandakan Kapasitas Produksi Baterai Kendaraan Listrik di Cina

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pengisian daya mobil listrik. shutterstock.com

    Ilustrasi pengisian daya mobil listrik. shutterstock.com

    TEMPO.CO, FuzhouProdusen baterai lithium-ion untuk mobil listrik asal Cina, Contemporary Amperex Technology Co., Ltd. (CATL), mengumumkan rencana investasi hingga 29 miliar yuan (sekitar Rp 62,9 triliun, kurs saat ini 1 yuan = Rp 2.169) untuk meningkatkan kapasitas produksi. Demikian dilaporkan Kantor Berita Xinhua, Selasa, 2 Februari 2021.

    Dalam pengajuan ke Bursa Efek Shenzhen, CATL mengatakan akan menginvestasikan hingga 12 miliar yuan (Rp 26 triliun) dalam basis produksi untuk baterai kendaraan listrik dan penyimpanan energi di kota Zhaoqing di Provinsi Guangdong, Cina selatan.

    Perusahaan juga akan menginvestasikan hingga 12 miliar yuan (Rp 26 triliun) pada fase kelima dan keenam dari basis produksi baterai otomotif di kota Yibin di barat daya Provinsi Sichuan.

    Baca juga: CATL Investasi Pabrik Baterai Mobil Listrik Rp 70,6 T di Indonesia

    Selain itu, anak perusahaan dengan kepemilikan mayoritas akan menginvestasikan hingga 5 miliar yuan (Rp 10,8 triliun) dalam proyek perluasan jalur produksi baterai otomotif di Xiapu County di Ningde, sebuah kota di Provinsi Fujian, Cina timur, kata CATL.

    CATL diketahui juga siap berinvestasi US$ 5 miliar (Rp 70,6 triliun) di Indonesia. Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan itu di kantornya pada Selasa lalu, 15 Desember 2020.

    Menurut Luhut, seperti dikutip Hindustan Times, CATL telah menandatangani perjanjian dengan perusahaan tambang negara PT Aneka Tambang. Dalam perjanjian tersebut CATL wajib memastikan 60 persen nikel dari dalam negeri diolah menjadi baterai di Indonesia.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berjemur dan Dampak Positifnya Bagi Mata

    Mata merupakan jendela dunia. Penggunaan gawai yang berlebihan bisa berbahaya. Oleh karena itu kita harus merawatnya dengan memperhatikan banyak hal.