Mobil Ford Gunakan Android Auto Google Mulai 2023

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo Ford yang terdapat di grille Ford Ranger. (REUTERS/Rick Wilking/Files)

    Logo Ford yang terdapat di grille Ford Ranger. (REUTERS/Rick Wilking/Files)

    TEMPO.CO, Jakarta - Google dan Ford mengumumkan kemitraan pertama yang disebut akan mengubah baik Ford maupun industri otomotif.

    CEO Google Cloud, Thomas Kurian, mengungkapkannya kepada media dalam konferensi pers virtual pada Senin lalu, 1 Februari 2021.

    Wakil Presiden Strategi dan Kemitraan Ford David McClelland pun mengatakan, "Kami berdua percaya bahwa hubungan antara Google dan Ford akan membentuk pembangkit tenaga inovasi."

    BacaFord Balik ke Indonesia, Ini Dealer Pertamanya

    Di bawah kontrak kemitraan selama 6 tahun tersebut Ford menunjuk Google sebagai penyedia cloud pilihannya.

    Mulai 2023, jutaan mobil merek Ford dan Lincoln akan menggunakan Android Auto dari Google sebagai aplikasi konvektivitas smartphone di dalam mobil. Konektivitas itu seperti Assistant, Maps, serta sistem infotainment.

    Meski begitu, Ford tetap memanfaatkan Apple CarPlay dan fungsi Amazon Alexa ke depannya.

    Empat tahun lalu, 5 Januari 2017, Ford dan Toyota mengumumkan SmartDeviceLink Consortium, yakni aplikasi konvektivitas smartphone di dalam mobil guna menyaingi teknologi Android Auto dan Apple CarPlay.

    Beberapa produsen mobil pun ikut dalam kemitraan Ford-Toyota, seperti Mazda, PSA Group (Peugeot, Citroen, DS), Subaru, serta Suzuki.

    Menurut Toyota, sistem hiburan SmartDeviceLink pertama akan digunakan pada 2018.

    Ford dan Google juga berencana membentuk kelompok kerja kolaboratif, yang disebut Team Upshift. Tim ini akan bekerja untuk mendorong batas-batas modernisasi, membuka pengalaman personal pelanggan, dan mendorong peluang berbasis data.

    "Misalnya, kami akan menciptakan pengalaman ritel baru bagi pelanggan saat membeli kendaraan," kata McClelland.

    Tim Upshift direncanakan bekerjasama dengan pembuat aplikasi pihak ketiga untuk mengembangkan layanan infotainmen dan menuju pengemudi tambahan di mobil Ford atas bantuan Android.

    McClelland mencontohkan teknologi itu dapat membantu konsumen mendeteksi kapan harus membawa mobil untuk diservis. Tapi dia buru-buru memastikan bahwa tak ada pengumpulan data pribadi pengguna.



    ENGADGET.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada Generalized Anxiety Disorder, Gangguan Kecemasan Berlebihan

    Generalized Anxiety Disorder (GAD) adalah suatu gangguan yang menyerang psikis seseorang. Gangguannya berupa kecemasan dan khawatir yang berlebih.