Menjelang Rilis, Suzuki Hayabusa 2021 Ungkap Video Teaser

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Teaser Suzuki Hayabusa 2021. (YouTube/Suzuki)

    Teaser Suzuki Hayabusa 2021. (YouTube/Suzuki)

    TEMPO.CO, Jakarta - Banyak perbincangan mengenai Suzuki Hayabusa baru yang rencananyadiluncurkan pada 5 Februari. Video promosi sepeda motor ini telah bocor menjelang penayangan perdana dunia, dan menggambarkan sedikit tampilannya.

    Dikutip Rushlane, 3 Februari 2021, Suzuki Hayabusa 2021 memiliki desain yang berevolusi dari model generasi sebelumnya. Tapi masih mempertahakan ciri ikonik seperti bodi bulat dengan permukaan yang halus.

    Bagian fasia depan memiliki tanda pencahayaan tiga bagian yang dimodernisasi. Panel sampingnya didesain ulang menampilkan ventilasi udara besar dan daya tarik yang lebih.

    Baca juga: Versi Baru Suzuki Hayabusa Hadir di 2021, Simak Bocorannya

    Bagian jok pembonceng tampak lebih besar dari sebelumnya dan lampu belakang LED berbentuk bumerang kembar. Bodywork keseluruhan juga lebih aerodinamis dari sebelumnya.

    Video teaser Suzuki Hayabusa 2021:

    Masih belum diketahui detail daftar peralatan Suzuki Hayabusa 2021, tapi dari video terlihat ada lampu depan LED. Serta konsol instrumen dengan dial analog dan tampilan multi-info TFT.

    Hayabusa baru juga diharapkan menawarkan rangkaian lengkap sistem elektronik. Motor varian kelas atas ini akan meneruskan motor empat silinder segaris pendahulunya, berpendingin cairan meskipun dengan sedikit peningkatan kapasitas.

    Tujuannya adalah untuk mematuhi norma emisi Euro 5 yang ketat tanpa kehilangan tenaga dan kinerja. Suzuki Hayabusa generasi terbaru ini diperkirakan memiliki daya hingga 200 hp dengan kecepatan tertinggi melebihi 180 mph (288 kpj).

    RUSHLANE | VISOR DOWN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.