Apple Dikabarkan Merekrut Insinyur Porsche

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo Apple. REUTERS/Lee Jae-Won

    Logo Apple. REUTERS/Lee Jae-Won

    TEMPO.CO, JakartaApple telah mengambil beberapa langkah selama beberapa tahun terakhir untuk mengembangkan Apple Car. Perusahaan teknologi itu dikabarkan telah merekrut Manfred Harrer, seorang eksekutif Porsche yang ahli merancang sasis mobil.

    Menurut Business Insider, Kamis, 4 Februari 2021, Harrer menjabat sebagai kepala pengembangan sasis di Porsche sebelum mengawasi lini produk Cayenne.

    Namun, masih belum ada konfirmasi secara pasti mengenai kebenaran kabar tersebut. Baik Apple maupun Porsche masih belum memberikan keterangan resminya, begitu pula dengan Harrer.

    Profil LinkedIn Harrer masih mencantumkan Porsche sebagai perusahaan tempat dia bekerja, dan dilaporkan ada masa tunggu sebelum Harrer dapat mulai bekerja untuk perusahaan baru. Dia memulai karirnya di Audi, kemudian pindah ke BMW sebelum bergabung dengan Porsche.

    Baca juga: 2024, Apple Targetkan Produksi Mobil Listrik

    Harrer juga terlibat dalam proyek Taycan, mobil listrik pertama Porsche, versi siap produksinya diumumkan akhir 2019. Mobil ini diharapkan dapat menjadi platform untuk mobil listrik dari Porsche lainnya.

    Namun, produsen mobil Jerman harus melakukan itu tanpa Harrer, jika dia benar-benar pindah ke Apple. Seorang mantan eksekutif Volkswagen mengatakan bahwa Apple mendapatkan jackpot dengan perekrutan ini jika kabar itu benar.

    Sebelumnya, Apple dikabarkan hampir menandatangani kesepakatan dengan anak perusahaan Hyundai, Kia Motors. Ini akan memungkinkannya untuk mulai memproduksi 100 ribu mobil setahun pada tahun 2024 (dengan opsi untuk berkembang 400 ribu/ tahun). Pekerjaan itu akan dilakukan di fasilitas Kia di negara bagian Georgia, Amerika Serikat.

    GSM ARENA | BUSINESS INSIDER | MAC RUMORS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Macam Batal Puasa

    Ada beberapa macam bentuk batalnya puasa di bulan Ramadan sekaligus konsekuensi yang harus dijalankan pelakunya.