IIMS 2021 Hybrid Diundur April 2021 karena Pandemi Covid-19

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bambang Soesatyo membeli motor listrik Gesits di IIMS 2018. Dok Gesits

    Bambang Soesatyo membeli motor listrik Gesits di IIMS 2018. Dok Gesits

    TEMPO.CO, Jakarta - Dyandra Promosindo mengundurkan jadwal penyelenggaraan pameran otomotif Indonesia International Motor Show atau IIMS 2021 Hybrid gara-gara pembatasan pandemi Covid-19.

    IIMS 2021 yang sedianya dihelat pada 18-28 Maret 2021 (IIMS) di JIExpo Kemayoran ditunda sampai April.

    Penyesuaian jadwal pameran otomotif tersebut menyusul Instruksi Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro di sejumlah kabupaten/ kota di Pulau Jawa dan Bali.

    “Ini demi mengikuti anjuran pemerintah dan mengutamakan keselamatan calon pengunjung dan peserta pameran,” ujar Presiden Direktur Dyandra Promosindo Hendra Noor Saleh dalam keterangan tertulis.

    Baca jugaIIMS 2021 Akan Digelar Offline dan Online, Ini Penjelasannya

    Dalam instruksi Nomor 3 Tahun 2021 ada beberapa skenario pengendalian, terutama untuk zona merah. Mulai dari penutupan tempat bermain anak dan tempat umum lainnya kecuali sektor esensial, hingga meniadakan kegiatan sosial masyarakat.

    Menurut Hendra, Dyandra Promosindo tetap berkomitmen memajukan industri otomotif dengan kreativitas dan inovasi di masa pandemi Covid-19 dengan menggelar IIMS 2021 Hybrid.

    “Segala protokol kesehatan telah kami siapkan. Kami berharap IIMS dapat berjalan di tahun ini."

    Meski begitu, Dyandra Promosindo akan tetap mewujudkan pameran IIMS 2021 Virtual pada 18-28 Februari 2021 yang memungkinkan transaksi, interaksi, atraksi, inspeksi, dan pengaturan test drive. 

    Project Manager IIMS 2021 Rudi MF menerangkan, persiapan pameran mendekati puncak meski di tengah pandemi Covid-19. “Inovasi diperlukan agar industri otomotif tetap eksis dan bertumbuh," tutur Rudi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Fakta Vaksin Nusantara

    Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menuai pro dan kontra.