Mobil Listrik Micro Rp 200 Jutaan Asal Swiss Mulai Diproduksi

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mobil listrik asal Swiss Microlino. (Micro/Antara)

    Mobil listrik asal Swiss Microlino. (Micro/Antara)

    TEMPO.CO, JakartaMicro, merek Swiss yang terkenal karena menciptakan skuter aluminium kick lipat pertama di tahun 1990-an, bersiap untuk memulai produksi mobil listrik kompak yang terinspirasi oleh microcar Isetta.

    Micro mengatakan bahwa, rata-rata, "sebuah mobil hanya ditempati oleh 1,2 orang dan dikendarai hanya 35km per hari", yang berarti mobil normal "terlalu besar untuk 95 persen penggunaannya".

    Microlino, katanya, menyediakan "perpaduan ideal" antara sepeda motor dan mobil. Dengan demikian, Microlino dengan dua tempat duduk telah dikembangkan untuk menawarkan jumlah ruang, jangkauan, dan kinerja yang tepat sesuai dengan statistik penggunaan rata-rata.

    "Untuk itu, mobil ini menyediakan ruang yang cukup untuk "dua orang dewasa dan tiga peti bir", dengan berat hanya 513kg dan mampu mencapai kecepatan maksimum 90kph," kata Micro dikutip dari Autocar, Sabtu, 13 Februari 2021.

    ADVERTISEMENT

    Terlepas dari bentuknya yang kecil, Microlino diduga menawarkan jangkauan kompetitif baik 78 mil - lebih dari Renault Twizy berukuran sama - atau 125 mil, tergantung mana dari dua paket baterai yang tersedia yang ditentukan. Kapasitas yang tepat belum diberikan, tetapi Micro mengklaim mobil dapat diisi hanya dalam empat jam dari soket steker domestik.

    Baca juga: Mobil Listrik Mungil Renault Twizy Dijual di Tokopedia

    Seperti Isetta yang mengambil pengaruh gaya yang besar, Microlino memiliki pintu bukaan depan, yang berarti dapat diparkir di dalam dan penumpang dapat keluar langsung ke trotoar. Namun, tiang kemudi, tidak seperti Isetta, dipasang di lantai, bukan di pintu.

    Sesuai dengan harganya yang murah, kokpit Microlino sederhana dan minimalis, kecuali tampilan digital yang menampilkan informasi penting. Alih-alih sistem suara terintegrasi, dasbor memiliki bilah horisontal tempat ponsel dan speaker nirkabel dapat dipasang.

    Dengan harga awal yang ditetapkan mulai dari sekitar 12 ribu euro (Rp 203,4 juta) di Eropa, mobil ini diposisikan untuk bersaing dengan Citroën Ami One. Mobil ini juga kemungkinan akan ditawarkan pada skema berbagi mobil perkotaan dengan nada yang sama dengan Mobilize EZ-1 Renault yang baru.

    Peluncuran mobil listrik Micro di Inggris belum dikonfirmasi tetapi kemungkinannya kecil mengingat biaya untuk mengadaptasi mobil dari setir kiri ke setir kanan dengan volume rendah menjadi kendala.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Potongan Janggal Hukuman Djoko Tjandra, Komisi Yudisial akan Ikut Turun Tangan

    Pengadilan Tinggi DKI Jakarta mengabulkan banding terdakwa Djoko Tjandra atas kasus suap status red notice. Sejumlah kontroversi mewarnai putusan itu.