General Motors Turunkan Harga Mobil Listrik Chevrolet Bolt

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Chevrolet Bolt EV. (Antara/General Motors)

    Chevrolet Bolt EV. (Antara/General Motors)

    TEMPO.CO, Jakarta - Produsen mobil asal Amerika Serikat, General Motors, memangkas harga mobil listrik Chevrolet Bolt untuk model tahun 2022. Model ini harganya lebih murah dibanding Bolt EV tahun 2021. 

    Selain berharga lebih murah, Bolt EV terbaru itu juga telah didesain ulang. Bolt EV 2022 dirilis bersamaan dengan Bolt EUV 2022 edisi khusus yang serba listrik.

    "Kami telah menurunkan harga dasar Bolt EV lebih dari US$5.000 dari model 2021, membuktikan komitmen kami untuk membuat EV dapat dijangkau oleh semua orang," kata Steve Hill, wakil presiden Chevrolet, dikutip Minggu.

    Chevrolet Bolt EV 2022 ditawarkan dengan harga mulai US$ 31.995 atau sekira Rp  450 juta sudah termasuk ongkos kirim, sedangkan Bolt EUV 2022 dibanderol US$ 33.995  (sekira R 478,1 juta).

    Edisi peluncuran Bolt EUV produksi terbatas menawarkan fitur bantuan pengemudi Super Cruise, sunroof, roda unik, lencana khusus, dan port pengisian daya yang menyala.

    Baca juga: 2020, General Motors Jual 2,9 Juta Mobil di Cina

    Dibedakan oleh desain eksterior yang unik, termasuk proporsi mirip SUV untuk Bolt EUV baru, masing-masing didorong oleh teknologi yang telah terbukti membantu menjadikan Bolt EV sebagai kendaraan listrik jarak jauh pertama yang terjangkau dan terjangkau di industri.

    Chevrolet Bolt EUV 2022. (Antara/General Motors)

    "Kami ingin menempatkan semua orang di EV dan Bolt EUV baru dan Bolt EV didesain ulang sangat penting untuk melakukannya,” kata Presiden GM Mark Reuss. “Bersama-sama, mereka memungkinkan pelanggan utama untuk menjadi bagian dari visi kami tentang nol kecelakaan, nol emisi, dan nol kemacetan."

    Sejak diperkenalkan pada 2017, Bolt mencatatkan penjualan global sebanyak lebih dari 100.000 unit. Di AS, tiga perempat pembeli Bolt EV baru mengenal GM (pembeli baru kendaraan GM).

    "Bolt EUV baru adalah yang terbaik dari Bolt EV yang dikemas dalam kendaraan mirip SUV dengan lebih banyak teknologi dan fitur, memberi pelanggan lebih banyak pilihan dan alasan untuk beralih ke listrik,” jelas Steve Hill.

    Bolt EV teranyar memiliki steker yang dapat diganti yang memungkinkan pelanggan untuk menyambungkan ke stopkontak tiga cabang standar 120 volt untuk pengisian Level 1 dan stopkontak 240 volt untuk Level 2 yang mengisi daya hingga 7,2 kilowatt.

    Kabel pengisi daya tingkat ganda yang baru merupakan standar dengan Bolt EUV dan tersedia untuk Bolt EV. Untuk kecepatan pengisian Level 2 maksimum, kedua kendaraan sekarang mampu mengisi daya Level 2 11kW, tetapi diperlukan peralatan pengisian daya terpisah (opsional).

    GM dan EVgo, jaringan pengisian cepat publik terbesar di AS, berkolaborasi untuk melipatgandakan jumlah pengisi daya cepat, dengan penambahan lebih dari 2.700 pengisi daya di seluruh negeri pada akhir tahun 2025.

    General Motors juga berencana untuk meluncurkan 30 kendaraan listrik baru secara global pada 2025.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto