120 Tahun Royal Enfield: Simbol Warisan Desain Sepeda Motor Klasik

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi mengamati detail motor custom Chopperland di Istana Bogor, 20 Januari 2018. Jokowi membeli motor yang terbuat dari rangka Royal Enfield Bullet 350cc ini seharga Rp 140 juta. Foto: Rusman/Biro Pers Setpres

    Presiden Jokowi mengamati detail motor custom Chopperland di Istana Bogor, 20 Januari 2018. Jokowi membeli motor yang terbuat dari rangka Royal Enfield Bullet 350cc ini seharga Rp 140 juta. Foto: Rusman/Biro Pers Setpres

    TEMPO.CO, Jakarta - Produsen sepeda motor klasik Royal Enfield merayakan hari jadinya ke-120 pada tahu ini.

    Merek sepeda motor Inggris sejak 1901 ini telah menjadi brand motor tertua dan menjadi simbol pelestarian warisan desain sepeda motor klasik.

    Managing Director Eicher Motors Siddhartha Lal menerangkan, 120 tahun adalah waktu yang sangat panjang untuk brand ini. Menurut dia, Royal Enfield bukan sekadar brand motor biasa, tapi lebih dari itu.

    “Simbol ketangguhan dan penjelajahan yang mampu membangun budaya leisure riding yang berkembang cepat di berbagai penjuru dunia,” ujar dia pada Selasa, 23 Februari 2021.

    BacaRoyal Enfield Segera Lahirkan Motor Klasik yang Ramping

    Sejarah Royal Enfield bermula secara sederhana di pabrik yang terletak di Kota Redditch, Inggris, pada 1901. Dengan filosofi desain yang simpel, Royal Enfield telah menghabiskan lebih dari satu abad dalam menciptakan pengalaman yang mendunia.

    Royal Enfield akan melanjutkan perjalanan panjangnya dalam menginspirasi penjelajahan dan eksplorasi. Sebagai brand yang unik, merek ini telah membangun budaya berkendara selama 120 tahun.

    “Selama bertahun-tahun, kami terus berupaya untuk tetap otentik sampai ke akarnya. Tampil unik dan berbeda dari yang lain, serta membentuk genre sepeda motor rekreasi yang mudah diakses,” ucap Siddhartha.

    Sepeda motor klasik ini juga diklaim telah teruji oleh waktu dan menciptakan banyak rekor, salah satunya Winifred Wells, pelopor sepeda motor dan legenda Royal Enfield.

    Pada 1950, pria itu ia mengendarai motor Royal Enfield Bullet 350cc dari Perth ke Sydney, Australia, dan kembali lagi. Ia menempuh jarak lebih dari 5.500 mil hanya dalam 22 hari.

    Kurang dari 2 tahun kemudian, ditemani ayahnya, Winifred kembali mengelilingi benua Australia. Keduanya menempuh jarak hampir 10.000 mil dalam 65 hari serta berjuang menerjang suhu 44 derajat Celcius.

    Kini, Royal Enfield menjadi pemain global terdepan di segmen sepeda motor kelas menengah (250cc - 750cc). Memiliki portofolio produk yang kuat dan bervariasi, merek buatan India ini memiliki lebih dari 10 juta penggemar di seantero dunia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.