Stop Produksi Sejumlah Pabrik Mobil GM Diperpanjang, Gara-gara Semikonduktor

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hummer EV akan dibangun di pabrik GM Detroit-Hamtramck, Michigan, Amerika Serikat. GM telah menginvestasikan US$7,7 miliar untuk mempersiapkan pabrik-pabriknya beralih ke produksi kendaraan elektrik selama empat tahun ke depan. topgear.com

    Hummer EV akan dibangun di pabrik GM Detroit-Hamtramck, Michigan, Amerika Serikat. GM telah menginvestasikan US$7,7 miliar untuk mempersiapkan pabrik-pabriknya beralih ke produksi kendaraan elektrik selama empat tahun ke depan. topgear.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Pabrikan mobil asal AS, General Motors atau GM memperpanjang penghentian produksi di beberapa pabriknya di AS dan Brazil.

    Produksi di pabrik mobil GM mandek karena kekurangan pasokan semikonduktor, seperti yang dialami banyak pabrikan mobil di dunia.

    "Tujuan kami adalah untuk mengganti sebanyak mungkin produksi yang hilang di pabrik-pabrik ini," kata GM dalam pernyataan resmi yang dikutip hari ini, Kamis, 4 Maret 2021.

    Beberapa pabrik GM di AS dihentikan operasinya hingga akhir Maret dan April 2021, sedangkan di Brazil hingga Mei mendatang.

    Pabrik perakitan di Fairfax, Kansas, dan CAMI, Kanada, yang semula dijadwalkan berhenti hingga pertengahan Maret, diperpanjang hingga pertengahan April.

    Baca3 Alasan General Motors Hengkang dari Pasar Mobil di Indonesia

    Adapun fasilitas produsi GM di San Luis Potosi, Meksiko, diputuskan mandek hingga akhir Maret. Kemudian, pabrik Gravatai GM di Brazil akan berhenti beroperasi per April hingga Mei 2021.

    GM terus memanfaatkan setiap semikonduktor yang tersedia untuk membuat dan mengirimkan produk yang paling populer, termasuk truk dan SUV ukuran penuh.

    Meski begitu, di tengah kelangkaan chip semikonduktor, GM tidak menghentikan produksi atau mengurangi shift pada salah satu pabrik truknya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto