Land Rover Defender 130 bakal Punya Kursi 3 Baris, Harga Minimal Rp 1,5 Miliar

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • New Land Rover Defender 110 2020. (netcarshow)

    New Land Rover Defender 110 2020. (netcarshow)

    TEMPO.CO, Jakarta - Land Rover akan menambahkan varian SUV dengan kursi tiga baris yang lebih panjang ke jajaran model Defender.

    Landie atau Land Rover Defender terbaru akan dikenal sebagai Defender 130, dan akan bergabung dengan Defender 110 empat pintu reguler dan Defender 90 dua pintu sebelum akhir 2022.

    Meskipun Rand Rover Defender 110 sudah tersedia dengan opsi baris ketiga, seperti yang telah diulas lengkap Autoblog tentang Defender 2021. Sedangkan varian 130 mungkin akan berbeda.

    Adrian Mardell, seperti dilansir Automotive News Europe, memprediksi bahwa, "Defender 130 akan mencapai titik manis di Amerika Utara, Cina, dan juga Timur Tengah, yang belum kami sentuh."

    BacaLand Rover Defender Hard Top 2021 SUV Serbaguna

    Land Rover Defender 130 akan menggunakan wheelbase yang sama dengan 110 saat ini, dengan rentang 119,0 inci.

    Panjang keseluruhan bertambah sekitar 14 inci sehingga menjadikannya sekitar 201 inci, tidak termasuk roda cadangan yang dipasang di belakang.

    Dengan ukuran 201 inci, Land Rover Defender 130 tiga baris akan lebih panjang 6 inci dari Land Rover Discovery, yang juga menawarkan kursi baris ketiga.

    SUV Defender 130 akan mendapatkan harga premium di atas land Rover Defender 110 dengan harga dasar sekitar 50.500 dolar AS hingga 107.200 dolar (sekitar Rp 1,5 miliar) off the road.

    Mobil SUV Land Rover Defender model 2022 menggendong mesin V8, layar sentuh opsional yang lebih besar. Juga akan dipangkas varian model baru, seperti 90 X-Dynamic SE, 90 X-Dynamic HSE, 110 XS Edition, dan V8 Carpathian Edition untuk kedua model bodi.


    AUTOBLOG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.