Sepekan PPnBM Nol Persen, Pemesanan Mobil Honda Melonjak

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Booth Honda di GIIAS 2018. 3 Agustus 2018. TEMPO/Wawan Priyanto.

    Booth Honda di GIIAS 2018. 3 Agustus 2018. TEMPO/Wawan Priyanto.

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemesanan mobil Honda selama sepekan terakhir mengalami peningkatan 40-50 persen dibanding periode yang sama Februari lalu. Dari kenaikan tersebut, model yang mendapatkan relaksasi Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) mengalami kenaikan lebih dari 60 persen. 

    "Pertumbuhan paling tinggi disumbang oleh Honda HR-V 1.5L," kata Yusak Billy, Business Innovation & Sales and Marketing Director PT Honda Prospect Motor kepada Tempo, Senin, 8 Maret 2021. 

    Menurut Billy, animo masyarakat sangat baik memanfaatkan relaksasi PPnBM nol persen. "Kami akan terus memonitor perkembangannya ke depan untuk dapat memenuhi supply terhadap demand yang ada," ujar dia. 

    Pada Januari lalu, Honda mencatat penjualan wholesales (pengiriman dari pabrik ke dealer) sebanyak 7.231 unit. Sedangkan ritel (dari dealer ke konsumen) mencapai 7.068 unit. 


    Baca juga: Harga Honda Brio RS Urbanite Tanpa PPnBM Beredar, Termahal Rp 200 Juta

    Soal supply ini, kata Billy merupakan tantangan besar ketika program relaksasi pajak mobil baru diterapkan. Menurut Billy, kenaikan suatu permintaan yang tinggi memerlukan persiapan matang. Normalnya, persiapan memerlukan waktu sekitar 3 bulan. 

    "Baik dari sisi persiapan part-nya, tenaga kerja (produksi), hingga kesiapan pemasok komponen," tutur dia. "Ini yang merupakan tantangan besar kami di mana supply harus benar-benar sesuai dengan demand yang ada."

    Honda menyumbang empat model mobil yang mendapatkan relaksasi PPnBM nol persen Maret - Mei 2021. Keempat model itu adalah Honda Brio RS, HR-V 1.5L, Mobilio, dan BR-V.

    Berikut ini adalah daftar harga mobil Honda tanpa PPnBM per 1 Maret 2021:

    Model

    Maret

    Februari

    Selisih

    Brio RS

    RS MT

    Rp 179.800.000

    Rp 190.000.000

    Rp 10.200.000

    RS CVT

    Rp 194.700.000

    Rp 206.000.000

    Rp 11.300.000

    RS MT Urbanite

    Rp 185.800.000

    Belum dipasarkan

    RS CVT Urbanite

    Rp 200.200.000

    Belum dipasarkan

    HR-V

    1.5 S MT

    Rp 287.200.000

    Rp 306.000.000

    Rp 18.800.000

    1.5 S CVT

    Rp 297.500.000

    Rp 317.000.000

    Rp 19.500.000

    1.5 E CVT

    Rp 319.900.000

    Rp 341.000.000

    Rp 21.100.000

    1.5 E CVT + SE

    Rp 337.100.000

    Rp 359.000.000

    Rp 21.900.000

    Mobilio

    S MT

    Rp 197.600.000

    Rp 209.000.000

    Rp 11.400.000

    E MT

    Rp 217.200.000

    Rp 230.000.000

    Rp 12.800.000

    E CVT

    Rp 227.400.000

    Rp 241.000.000

    Rp 13.600.000

    RS MT

    Rp 239.800.000

    Rp 254.000.000

    Rp 14.200.000

    RS CVT

    Rp 250.000.000

    Rp 265.000.000

    Rp 15.000.000

    RS MT Two Tone

    Rp 241.300.000

    Rp 255.500.000

    Rp 14.200.000

    RS CVT Two Tone

    Rp 251.500.000

    Rp 266.500.000

    Rp 15.000.000

    BR-V

    S MT

    Rp 239.500.000

    Rp 255.000.000

    Rp 15.500.000

    E MT

    Rp 254.600.000

    Rp 271.000.000

    Rp 16.400.000

    E CVT

    Rp 263.800.000

    Rp 281.000.000

    Rp 17.200.000

    E CVT Prestige

    Rp 279.600.000

    Rp 298.000.000

    Rp 18.400.000


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto